RadarSitubondo.id – Penggilingan tebu yang dilakukan oleh PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) Pabrik Gula (PG) Assembagoes tahun 2024 terbilang sukses. Ini terbukti dari rencana target tebu tergiling sebanyak 398.222 ton sudah tercapai 379.133 ton selama 101 hari kerja.
Diperkirakan, hingga akhir penggilingan selesai pada tanggal 12 September 2024, terget tersebut diangka 427.123 ton.
Manager Quality Assurance PG. Assembagoes, Lukman Noor Hakim mengatakan, produksi gula tahun ini terbilang sangat lancar. Sebab, perusahaan mendapat dukungan besar dari para petani tebu. Sehingga proses giling tebu tahun ini terlaksana dengan baik.
“Proses giling tahun ini relatif lebih baik dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini dibuktikan dengan capaian jam berhenti giling yang kebih kecil, serta kapasitas rata-rata meningkat dibadingkan tahun sebelumnya,” ujarnya, Rabu (28/8).
Lukman menyampaikan, banyaknya tebu yang diproduksi tentu berpengaruh besar terhadap target gula yang ingin dicapai. Sehingga hasil gula di PG Assembagoes tahun ini diperkirakan akan bisa terealisasi semaksimal mungkin sesuai dengan target.
“Target produksi gula rencana awal sebanyak 30.459 ton. Lalu sekarang produksi gula yang sudah terealisasi diangka 26.457,5 ton. Insyallah mudah-mudahan sebelum berakhir masa giling tebu tanggal 12 September target tersebut bisa tercapai,” jelasnya.
Masih kata Lukman, selain hasil gula yang diperkirakan mencapai target, bahwa rendemen yang dihasilkan tahun ini juga akan tercapai sesuai dengan rencana. Yakni PG Assembagoes semula merencanakan 7,11 persen. Sedangkan saat ini yang sudah tercapai diangka 7,01 persen.
Selain itu, Lukman menceritakan, dukungan dari petani tebu kepada PG Assembagoes sangat besar. Sehingga proses penggilingan berjalan optimal. Setiap hari pasokan tebu selalu lancar.
“Support dari petani sangat luar biasa. Ini ditunjukkan dengan BBT(Bahan Baku Tebu) yang semakin baik dari segi protas dan mutu tebang pasca PMN (Penyertaan Modal Negara),” ungkapnya.
Kemudian, kata Lukman, dukungan besar juga muncul dari seluruh stakeholder pemangku kebijakan di lingkungan Kabupaten Situbondo. Berkat support itulah sehingga proses giling ini berjalan lancar dan aman.
“Dukungan dari internal juga berupa perbaikan fasilitas pabrik serta dari Holding & SGN,” pungkasnya. (wan/pri/adv)
Editor : Salis Ali Muhyidin