Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Disenggol Truk Muatan Semen di Pelabuhan Jangkar, Mobil Toyota Rush Nyaris Nyemplung Laut

Moh Humaidi Hidayatullah • Sabtu, 21 September 2024 | 15:58 WIB
RUSAK BERAT: Mobil Toyota Rush bernopol P 1128 W nangkring di bibir Pelabuhan Jangkar dalam pengawasan anggota Satpolairud Polres Situbondo, Jumat (20/9).
RUSAK BERAT: Mobil Toyota Rush bernopol P 1128 W nangkring di bibir Pelabuhan Jangkar dalam pengawasan anggota Satpolairud Polres Situbondo, Jumat (20/9).

RadarSitubondo.id - Mobil Toyota Rush bernopol P 1128 W tertimpa muatan truk di Pelabuhan Jangkar, Jumat (20/9).

Kejadian tersebut diduga kuat akibat truk bermuatan peralatan bangunan itu mengalami rem blong pada saat masuk ke Kapal Munggiyango Hulalo tujuan Pulau Kangean.

Peristiwa menghebohkan ini terjadi sekitar pukul 07.30.

Warga yang melihatnya langsung berteriak-teriak begitu melihat truk yang dikemudikan Hasanuddin, 40, warga Desa Bilis-Bilis, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, nyaris nyemplung ke dalam laut.

Beruntung, masih ada mobil parkir yang menahannya. Kendaraan yang dikemudikan Sahraini, 39, asal Desa Laok Lorong, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep itu mengalami kerusakan cukup parah. 

“Saat kejadian, orang teriak-teriak untuk waspada. Itu truk sudah diingatkan untuk masuk ke dalam kapal dengan posisi maju bukan mundur. Mungkin karena muatan berat, rem blong di Ramdoor kapal. Ada yang spontan marah-marah bilang bodoh sama sopir truknya,” kata Fiki, salah satu nelayan Jangkar.

Kasatpolairud Polres Situbondo, AKP Gede Sukarmadiyasa, mengatakan insiden kecelakaan dipicu truk mengalami rem blong sehingga truk mundur dan mengarah ke jalur kiri.

Sopir sudah berusaha untuk menetralkan laju kendaraan tapi gagal.

“Muatan truk ini tumpah ke mobil hingga rusak berat. Truk bermuatan alat bangunan. Ada sekitar 50 sak semen, dan ratusan asebs serta bahan bangunan lainnya. Kalau beratnya kurang monitor,” kata Gede.

Dikatakan, anggota Satpolairud bersama ASDP membantu menyelesaikan permasalahan melalui Problem Solving dan diperoleh kesepakatan bersama untuk ganti rugi serta asuransi.

Itu akan diproses oleh pihak ASDP kepada para pihak yang mengalami kerugian.

"Pihak ASDP akan mengganti rugi kepada pihak yang mengalami kerugian, dan antara sopir truk dan sopir mobil sepakat,"Terangnya.

Gede mengimbau kepada seluruh penumpang atau sopir kendaraan untuk melakukan pengecekan kondisi kendaraan sebelum digunakan.

Dipastikan juga membawa surat-surat baik surat kendaraan maupun surat perlengkapan perorangan.

“Kejadian tadi (kemarin) pagi adalah contoh pengemudi yang lalai atau tidak melakukan pengecekan terhadap kondisi kendaraan sehingga terjadi kecelakaan dan merugikan orang lain,” pungkas Gede. (hum/pri)

Editor : Salis Ali Muhyidin
#situbondo #Muatan Truk #Tertimpa #toyota rush #Pelabuhan Jangkar #rusak berat