RADAR SITUBONDO - Pemkab Situbondo baru saja merilis data rumah yang tidak layak huni di Kota Santri.
Dalam data yang dirilis, masih ada ribuan rumah warga Situbondo yang masuk kategori tidak layak huni.
Data lima tahun terakhir bahkan angkanya masih di atas tiga ribu rumah yang kondisinya dianggap tidak layak.
Namun, dari data lima tahun tersebut jumlah rumah tidak layak huni setiap tahunnya selalu mengalami penurunan.
Dari tahun 2019 lalu, angkanya terus turun hingga 2023 kemarin dengan presentasi layak huni hampir 100%.
Berdasarkan data dari Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Permukiman, berikut adalah datanya:
2019
Total jumlah rumah: 226.814
Layak huni: 214.880
Tidak layak huni: 11.934
Persentase: 94,74%
2020
Total jumlah rumah: 239.038
Layak huni: 230.922
Tidak layak huni: 8.156
Persentase: 96,59%
2021
Total jumlah rumah: 239.038
Layak huni: 231.310
Tidak layak huni: 7.768
Persentase: 96,75%
2022
Total jumlah rumah: 239.038
Layak huni: 232.857
Tidak layak huni: 6.221
Persentase: 97,40%
2023
Total jumlah rumah: 239.038
Layak huni: 235.740
Tidak layak huni: 3.338
Persentase: 98,60%
Angka tersebut diupdate melalui sosial media Kominfo Kabupaten Situbondo pada November 2024.(*)
Editor : Ali Sodiqin