Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Cuaca di Laut Ekstrem, Nelayan Panarukan Pilih Perbaiki Perahu dan Jala

Moh Humaidi Hidayatullah • Sabtu, 28 Desember 2024 | 19:01 WIB
TAK MELAUT: Sejumlah nelayan di Pelabuhan Panarukan memperbaiki jaringnya, Jumat (27/12).
TAK MELAUT: Sejumlah nelayan di Pelabuhan Panarukan memperbaiki jaringnya, Jumat (27/12).

RadarSitubondo.id - Cuaca ekstrem terjadi di peraian Desa Kilensari Kecamatan Panarukan, Situbondo, Jumat (27/12). Keadaan ini mengakibatkan para nelayan setempat memarkir perahunya. Mereka takut melaut khawatir terjadi kecelakaan.

Pantauan Koran ini, sejumlan nelayan sibuk memperbaiki perahu dan jaringnya di pinggir pantai Pelabuhan Panarukan. Ada juga yang memarkir perahu di tempat yang aman dari hantaman ombak.

“Sekarang  ikan sulit didapatkan, angin dan ombaknya besar. Karena tidak melaut, para nelayan ya menjahit jaring ikan agar tinggal pakai saat cuaca nanti normal,” ujar Samo, salah satu nelayan setempat.

Kata Sama Nelayan panarukan dan nelayan kalbut memilih beristirahat begitu terjadi angin yang cukup kencang. Sebab ketika terjadi angin kencang akan ada ombak besar yang membahayakan bagi nelayan.

“Daripada berisiko leboih baik istirahat saja. Kalau nelayan yang tidak meles ada yang memilih mancing saja,” imbuh Samo.

Kata Samo, sebagian nelayan ada yang memaksa untuk melaut, namun saat tiba di tengah laut balik arah, karena obak di tengah laut lebih besar.

“Kalau di pinggir yang ombak biasanya nelayan mencoba ke tengah laut, biasanya ombak di tengah normal. Tapi sekarang (kemarin) rata. di tengah dan di pinggir sama saja,” tegas Samo.

Memasuki musim hujan, yang terjadi adalah angin barat. Sehingga nelayan Panarukan harus pergi ke Perairan Mimbo, Kecamatan Bayuputih, jika memang memaksa untuk mencari ikan. Untuk cuaca di perairan Mimbo masih normal.

“Perairan panarukan dan Kalbut ini menghadap ke barat, jadi takut pada angin barat. Kalau di perairan Mimbo aman, kan perairan Mimbo mengahad ke timur, jadi ombaknya tidak besar,” tutup Samo. (hum)

Editor : Ali Sodiqin
#situbondo #panarukan #nelayan #perbaiki jalan #cuaca ekstrem