RadarSitubondo.id – Kasus Penyakit Mulut dan Kaki (PMK) di Situbondo cukup besar. Hingga saat ini, tercatat ada puluhan ekor sapi yang terpapar. Namun, masyarakat tidak perlu khawatir. Pasalnya petugas kesehatan sudah melakukan vaksinasi untuk memutus mata rantai penyakit tersebut.
Kepala Disnakkan Situbondo, Achmad Junaidi melalui Kabid Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner, Sulistiyani mengatakan, ada 82 ekor sapi yang mengalami gejala penyakit seperti PMK. Kasus tersebut tersebar di wilayah Kabupaten Situbondo.
“Jadi, kami menerima laporan secara global ada 82 sapi yang diduga terjangkit PMK. Secara spesifik lokasinya di mana saja kami masih melakukan pendataan,” ujarnya, Kamis (2/1).
Dia meminta warga tidak perlu panik. Sebab, saat ini petugas kesehatan hewan sedang melakukan pengecekan dan pemberian vaksin. Hal ini untuk mencegah penularan.
“Kemarin hari Sabtu kami turun ke Desa Pokaan setelah menerima laporan banyak sapi sakit. Tentu kami turun untuk memastikan apakah itu karena PMK atau bukan, sekaligus melakukan penyemprotan disinvektan,” jelasnya.
Sulis mengaku, saat ini petugas juga memberikan vaksinasi kepada sapi secara bertahap. Upaya ini untuk mewaspadai banyak ternak lain sakit.
“Kami juga meminta kepada peternak agar lebih intensif mengawasi kondisi hewan peliharaan. Ketika sakit harap dilaporkan kepada puskeswan setempat atau dinas. Jangan menunggu parah baru laporan, karena penanganannya juga kurang optimal,” pungkasnya. (wan/pri)
Editor : Ali Sodiqin