RADAR SITUBONDO - Bupati Situbondo Karna Suswandi memutuskan untuk menutup semua pasar hewan yang ada di Kabupaten Situbondo.
Hal ini menyusul kian meningkatnya kasus PMK yang menjangkit sapi milik beberapa warga Situbondo.
Bahkan, menurut laporan sudah ada beberapa sapi warga yang terpapar mati karena terjangkit PMK.
Untuk mengantisipasi penularan PMK pada hewan ternak lain, Pemkab Situbondo akhirnya menutup pasar hewan.
Penutupan ini berdasarkan SK Bupati Situbondo per Jumat, tanggal 10 Januari 2025.
Operasional pasar hewan bahkan ditutup hingga bulan Februari nanti atau selama tiga pekan.
"Melakukan penutupan sementara operasional pasar hewan se Kabupaten Situbondo selama 21 hari terhitung 13 Januari sampai dengan 2 Februari 2025," tulis SK Bupati.
Jangka waktu tersebut masih bisa diperpanjang jika PMK masih merebak di Kabupaten Situbondo.
Untuk diketahui, Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) belakangan sedang marak menjangkit beberapa waktu ini.
Sebanyak 210 ekor ternak sapi di Situbondo terjangkit PMK dan 43 di antaranya mati.
Karena semakin meningkatnya penyakit yang menyerang hewan ternak itu, diputuskan pasar hewan ditutup sementara waktu. (*)
Editor : Ali Sodiqin