RadarSitubondo.id - Atap rumah milik Halimatus Sa'diyah, warga Dusun Paddeg, Desa/Kecamatan Besuki, ambruk, Minggu malam (19/1). Beruntung nenek 61 tahun tetsebut tidak tertimpa reruntuhan bangunan meskipun ada di dalam rumah.
Koordinator BPBD Situbondo, Puriyono mengatakan, rumah nenek Halimah ambruk setelah diguyur hujan pada malam hari.
Sekitar pukul 23.00 Halimah mendengar suara jatuh hingga bangun dari tidur dan melarikan diri ke luar rumah.
“Saat kejadian pemilik rumah ada di dalam rumah, kebetulan tidur di ruang tamu karena di kamarnya bocor. Jadi tidak kena reruntuhan atap,” kata Puriyono.
Dikatakan, Halimah yang tinggal sendirian di dalam rumah hanya bisa lari dan berteriak. Sehingga, banyak warga yang berdatangan melihat kondisi rumah yang sudah rusak.
“Karena kejadian malam rumah dibiarkan saja, Halimah ya tidur di rumah tetangganya hingga pagi,” ucap Puriyono.
Akibat insiden tersebut, Halimah mengalami kerugian yang cukup besar. Sebab banyak perabotan rumah yang mengalami kerusakan. Total kerugian kurang lebih Rp 20 juta.
“Sekarang (kemarin) warga sekitar baru kerja bakti mengevakuasi perabotan rumah yang terselamatkan,” pungkas Puriyono. (hum/pri)
Editor : Ali Sodiqin