RadarSitubondo.id - Adi, warga Kampung Pesisir, Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, Situbondo, meninggal dunia secara tragis, Selasa malam (28/1) sekitar pukul 18.30 WIB.
Kakek 51 tahun tersebut menghembuskan nafas terakhir paska dihantam minibus, tepat di Jalan Raya depan Masjid Jamik, Panarukan.
Adi melintas di Jalan Raya mengendarai sepeda melaju dari arah barat ke timur. Selanjutnya dia belok kanan.
Nah, saat belok ke selatan, minibus dengan kecepatan tinggi melaju dari arah yang sama, barat ke timur dan langsung menghantam kendaraan Adi dari belakang.
Adi langsung terpental dan jatuh ke badan jalan. Namun, pengemudi minibus yang tidak diketahui identitasnya langsung tancap gas ke timur tanpa memperhatikan kondisi korban yang ditabrak. Selanjutnya, warga yang melihat kejadian berkumpul menolong Adi.
Saat warga berkumpul tak ada satupun yang berani mengevakuasi Adi dari badan jalan. Adi yang terkapar di tengah jalan hanya menjadi tontonan dan ditutupi dengan kardus. Nyawanya juga melayang di lokasi kejadian.
“Setelah menabrak, sopir minibus tidak berhenti, tapi langsung tancap gas ke arah timur. Semoga polisi bisa mengungkap sopir minibus berwarnah putih,” ujar Misyono, salah satu pengemudi yang kebetulan berada di lokasi kejadian.
Kanit Gakkum Polres Situbondo Iptu Rachman Fadli Kurniawan membenarkan adanya korban tabrak lari di jalan raya Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan.
Bagian anggota laka juga sudah melakukan olah tempat kejadian dan mengamankan barang bukti rekaman.
“Untuk mengungkap identitas sopir monibus yang menabrak korban kami meminta keterangan sejumlah saksi. Anggota kami juga sudah mengamankan rekaman CCTV di lokasi kejadian," tutup Iptu Rachman. (hum/pri)
Editor : Ali Sodiqin