Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Lahan Parkir Milik Bang Ahmad Bisa Tampung Puluhan Bus Hadiri Haul Bani Hadu dan Ruham di Ponpes Nurul Islam Situbondo

Moh Humaidi Hidayatullah • Senin, 3 Februari 2025 | 18:19 WIB
BERMANFAAT: Lahan parkir milik H. Ahmad Mujiono di pinggir Jalan Curah Quran, Dusun Curah Saleh, Desa Seletreng, Kecamatan Kapongan ditempati bus, Sabtu lalu (1/2).
BERMANFAAT: Lahan parkir milik H. Ahmad Mujiono di pinggir Jalan Curah Quran, Dusun Curah Saleh, Desa Seletreng, Kecamatan Kapongan ditempati bus, Sabtu lalu (1/2).

RadarSitubondo.id - Lahan parkir milik H. Ahmad Mujiono di Dusun Curah Saleh, Desa Seletreng, Kecamatan Kapongan, Situbondo, sangat dirasakan manfaatnya.

Terbukti, tamu undangan yang hadir di acara haul Bani Hadu dan Bani Ruham di Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Islam, Dusun Kampung Al Quran, Desa Seletreng, Sabtu lalu (1/2) bisa dengan leluasa memarkir sejumlah bus di lahan tersebut.

Haul Bani Hadu dan Bani Ruham berlangsung di Ponpes Nurul Islam, sejak pukul 11.00 hingga pukul 15.00. Acara yang berlangsung meriah dan kondusif itu dihadiri  sejumlah kiai ternama di Kota Santri.

Diantaranya, pengasuh Ponpes Wali Songo KHR Kholil Asad, dan pengasuh Ponpes Sukorejo, KHR. Azaim Ibrahimy. Kiai ternama dari Madura, Lumajang, Probolinggo juga hadir dalam acara tahunan tersebut.

Pantauan Koran ini, acara juga dihadiri ratusan warga. Mereka yang datang dari luar kabupaten banyak yang mengendarai roda empat, minibus hingga bus. Beruntung, saat ini sudah ada lahan parkir milik Bang Ahmad yang bisa menampung kendaraan besar-besar.

“Ini kalau dibuat parkir bus bisa muat 20 an unit. Kalau bus yang muat tamu undangan haul Bani Hadu dan Bani Ruham ada tujuh, dan parkir di lahan ini,” ungkap Yayan, Humas Tambang Lintang Timur Jaya, Minggu (2/2).

Kata dia, lahan parkir berukuran panjang  300 meter bisa bermanfaat bagi dua pesantren, yaitu Ponpes Nurul Islam dan Ponpes Nurul Iman. Kebetulan lahan parkir berada di tengah-tengah posisi dua pesantren yang ada di dusun Curah Saleh, Desa Seletreng itu.

“Kalau Ponpes Nurul Iman mau memberangkatkan jamaah umrah bisa parkir di lahan ini busnya,” kata Yayan.

Dikatakan, melihat lahan perkir tersebut cukup bermanfaat bagi masyarakat umum, pemilik tambang Lintang Timur Jaya berinisiatif untuk membangun tempat parkir agar lebih bagus dan representatif. Bukan hanya wacana tapi sudah ada bahan bangunan yang masuk.

“Ini ratusan paras sudah masuk ke lokasi parkir. Ini akan dibangun lebih bagus biar pengemudi roda empat yang mau datang ke pesantren lebih nyaman,” tegas Yayan.

Wardi salah satu warga Bondowoso yang mengirim putrinya di Ponpes Nurul Islam mengaku bahwa keberadaan jalan angkutan tambang yang dibangun sendiri olej Bang Ahmad cukup dirasakan manfaatnya oleh warga setempat dan juga pesantren. Selain ada tempat parkir juga ada musala milik tambang yang bisa digunakan masyarakat umum.

“Anak saya mondok di Nurul Islam. Tiap saya ngirim pasti duduk di tempat ini (musala tambang). Enak ada tempat mandi dan bisa salat. tempatnya juga sejuk,” pungkas Wardi. (hum/pri)

Editor : Ali Sodiqin
#situbondo #haul #nurul islam #ponpes #lahan parkir