RadarSitubondo.id - Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Situbondo melakukan survei ruas jalan berlubang, Kamis (13/2).
Mereka kemudian memberikan tanda dengan cat semprot agar pengendara lebih waspada saat melintas di jalur pantura menjelang mudik lebaran.
Kasat Lantas AKP Andy Bahtera Indra Jaya menegaskan bahwa kegiatan pengecekan jalan rusak di sepanjang jalur pantura Situbondo menggandeng Dinas Perhubungan, Jasa Raharja serta pemangku kepentingan lainnya.
"Kami juga sudah memberikan tanda setiap titik jalan yang rusak berlubang dan bergelombang, semuanya sudah didokumentasikan," ujar AKP Andy.
AKP Andy merinci sejumlah jalan bermasalah di sepanjang jalan Kota Situbondo.
Di antaranya, Jalan Basuki Rahmat, jalur pantura Kecamatan Kapongan, pantura Arjasa, jalan ke Pelabuhan Jangkar Pesanggrahan, jalan raya Asembagus, jalan raya Banyuputih, dan jalan raya pantura kawasan Taman Nasional Baluran.
“Dari hasil survai,kita akan menyurati dinas terkait yang punya kewenangan untuk memperbaiki di sepanjang jalan raya pantura. Kalau tidak cepat ditangani akan banyak memakan korban laka,” imbuh Andy.
Disebutkan, hasil survei jalan pantura maupun jalan kabupaten nanti akan menjadi laporan ke Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Timur perihal adanya ruas jalan yang rusak dan butuh penanganan cepat.
Sebab jalan di Situbondo merupakan jalan utama pantura yang dilintasi para pemudik pada saat Lebaran.
“Jalan pantura Situbondo ini akses utama dari Surabaya ke Banyuwangi. Tiap hari memang jadi perlintasan kendaraan besar. Apalagi nanti pada saat musim mudik pasti tambah ramai. Jika tidak segera diperbaiki akan berdampak pada kemacetan,” tegas Andy.
Diimbau, agar pengendara lebih berhati-hati begitu melintas di jalur pantura. Kurangi kecepatan begitu jalan terindikasi bergelombang dan berlubang.
"Kami mengimbau seluruh masyarakat pengguna jalan agar tetap berhati-hati apabila melintasi ruas jalan yang rusak, terutama saat hujan, banyak lubang ketutupan air,” pungkas Andy. (hum/pri)
Editor : Ali Sodiqin