Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Jembatan 50 Meter di Campoan Putus, Ratusan Warga Mlandingan Situbondo Terisolasi

Iwan Feriyanto • Selasa, 18 Februari 2025 | 12:41 WIB
RUSAK BERAT: Petugas BPBD dan Tagana serta forkopimcam meninjau jembatan putus di Dusun Plalangan, Desa Campoan, Kecamatan Mlandingan, Senin (17/2).
RUSAK BERAT: Petugas BPBD dan Tagana serta forkopimcam meninjau jembatan putus di Dusun Plalangan, Desa Campoan, Kecamatan Mlandingan, Senin (17/2).

RadarSitubondo.id – Jembatan yang putus di Dusun Plalangan, Desa Campoan, Kecamatan Mlandingan, Situbondo, Jawa Timur, akibat banjir bandang, Senin (3/2/25) lalu, butuh segera diperbaiki.

Pasalnya, jembatan tersebut merupakan satu-satunya sarana penghubung antar dusun. Selama ini warga aktivitas warga sangat terganggu tanpa jembatan tersebut.

Data yang diterima Jawa Pos Radar Situbondo, akibat jembatan putus ada ratusan jiwa yang terisolasi. Mereka kesulitan mendapat bantuan karena tidak ada jalan yang bisa dilewati kendaraan.

Camat Mlandingan, Akhriat Syahada Alam, S.Sos., M.Si mengatakan, jembatan putus sejak Senin (3/2) lalu. Sehingga, membuat aktivitas warga terganggu.

Biasanya untuk keluar dari dusun membutuhkan waktu singkat, namun sekarang mereka harus turun dulu ke bawah sungai dengan kondisi air yang cukup deras.

“Ketinggian air sungai mencapai lutut orang dewasa. Dan air itu mengalir cukup deras. Sehingga perlu hati-hati. Apalagi yang dilewati adalah bebatuan,” ujarnya, Senin (17/2).

Pria yang akrab disapa Alam itu menjelaskan, selain kondisi sungai yang mengalir deras, saluran tersebut memiliki ketinggian yang curam.

Tinggi tebing pada sisi sungai mencapai sembilan meter. Sehingga sebenarnya tidak mudah untuk melewatinya.

“Selain dilewati orang dewasa, sungai tersebut juga banyak dilalui anak-anak. Terutama mereka yang mau sekolah di SDN 2 Campoan. Terpaksa harus menyeberang sungai karena tidak ada jalan lain,” jelasnya.

Alam menyampaikan, dibandingkan dengan sungai lainnya, sungai di Dusun Plalangan inilah yang perlu segera diperbaiki dari total jembatan yang rusak. Karena sangat dibutuhkan warga. 

Alam mengaku sempat mengajukan pembuatan jembatan darurat. Namun, untuk membangun jembatan tersebut tidak memungkinkan lantaran lebar sungai mencapai 50 meter.

Baca Juga: Jembatan Putus Diterjang Banjir Bandang, Ratusan KK di Desa Patemon Situbondo Terisolasi

“Kalau mau buat jembatan dari bambu pun tidak memungkinkan. Karena sungainya itu sangat lebar. Ketika dipaksakan bisa cepat rusak, dan ujung-ujungnya akan ambruk lagi,” tandasnya.

Kepala Pelaksana (kalaksa) BPBD Situbondo, Sruwi Hartanto mengaku sudah mengajukan bantuan kepada pemerintah pusat untuk memperbaiki jembatan yang putus. Saat ini tinggal menunggu tidak lanjutnya.

“Semua jembatan fasilitas umum kita ajukan untuk dibangun kembali. Saat ini masih menunggu tindak lanjut dari pemerintah pusat,” pungkasnya. (wan/pri)

Editor : Ali Sodiqin
#situbondo #banji bandang #jawa timur #warga terisolasi #jembatan putus #Mlandingan