radarsitubondo.id – Jarak Surabaya menuju Pelabuhan Ketapang di Banyuwangi sekitar 303 Kilometer.
Hingga kini, waktu tempuh perjalanan darat dengan mobil dari Surabaya menuju Pelabuhan penyeberangan rute ke Pulau Bali itu rata-rata 6 hingga tujuh jam.
Nah, waktu tempuh selama itu akan menjadi lebih ringkas apabila ruas jalan tol Probowangi, yang menghubungkan Probolinggo hingga Banyuwangi itu selesai seluruhnya.
Hingga kini, progres proyek strategis nasional jalan tol Probowangi masih memasuki wilayah Besuki di Kabupaten Situbondo.
Itu pun, ruas tol dari Paiton Kabupaten Probolinggo menuju Besuki Kabupaten Situbondo masih dalam pengerjaan fisik.
Sedangkan ruas jalan tol yang sudah digunakan saat ini masih sampai exit Gending di Kabupaten Probolinggo.
Tahun ini diharapkan ruas tol Gending – Kraksaan bisa beroperasi.
Kemudian dilanjutkan ruas tol Kraksaan – Paiton.
Rute selanjutnya adalah ruas jalan tol Paiton – Besuki yang diproyeksikan bisa operasional akhir tahun 2025 ini.
Di tahun-tahun mendatang masih ada beberapa ruas yang perlu dibangun. Mulai dari Besuki menuju Situbondo, kemudian dilanjutkan dari Situbondo menuju Asembagus.
Sedangkan di wilayah Kabupaten Banyuwangi diperkirakan ada ruas tol Asembagus menuju Bajulmati di Kecamatan Wongsorejo.
Yang terakhir adalah ruas jalan tol Bajulmati Wongsorejo menuju Pelabuhan Ketapang Banyuwangi.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari Kementerian Pekerjaan Umum terkait kapan target selesainya ruas tol hingga Pelabuhan Ketapang Banyuwangi tersebut.
Meski begitu, andai ruas tol ini benar-benar selesai hingga Pelabuhan Ketapang, maka perjalanan dari Surabaya menuju Pelabuhan Ketapang Banyuwangi akan sangat singkat.
Dengan jarak sekitar 300 Kilometer, maka jarak Surabaya Banyuwangi melalui ruas tol hanya makan waktu sekitar 3 jam.
‘’Untuk Surabaya ke Banyuwangi bila full melintasi ruas tol, waktu tempuhnya hanya 3 jam. Itu dengan kecepatan rata-rata 100 kilometer per jam,’’ ujar G.S. Prayudha, seorang driver mobil sewaan di Banyuwangi.
Menurut lelaki yang akrab disapa Yudha itu, dengan berkendara di jalan tol Banyuwangi – Surabaya, seorang driver tak perlu beristirahat.
‘’Saya biasanya istirahat di rest area kalau sudah menyetir selama 4 jam. Kalau neytir selama 3 jam, masih oke. Istirahatnya saat keluar jalan tol atau pas naik kapal feri,’’ jelasnya. (*)
Editor : Bayu Saksono