Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Banjir Susulan Landa Kendit Situbondo, 26 Unit Rumah Terendam Air

Iwan Feriyanto • Jumat, 14 Maret 2025 | 12:00 WIB
WASPADA: Petugas BPBD dan Tagana mengecek kondisi luapan air di Desa/Kecamatan Kendit, Rabu malam (13/3).
WASPADA: Petugas BPBD dan Tagana mengecek kondisi luapan air di Desa/Kecamatan Kendit, Rabu malam (13/3).

RADAR SITUBONDO - Desa/Kecamatan Kendit, Situbondo, Jawa Timur, kembali terendam banjir, Rabu (12/3) malam.

Banjir susulan itu mengakibatkan puluhan rumah tergenang. Sungai meluap tak mampu menampung debit air akibat intensitas hujan yang tinggi.

Data yang diterima Jawa Pos Radar Situbondo, ada tiga dusun yang terdampak banjir susulan, yakni dusun Krajan Utara, Dusun Kalompangam dan Dusun Karanganyar, Desa Kendit. Sedangkan rumah yang terdampak ada 26 unit.

Koordinator Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalop) BPBD Situbondo, Puriyono mengatakan, luapan air sungai terjadi pukul 23.00 WIB.

Itu terjadi karena daya tampung sungai belum optimal sehingga mudah meluap menimpa rumah warga.

"Sekira pukul 23.00 WIB telah terjadi banjir luapan sungai irigasi di Dusun Krajan Utara RT 02 RW 02 dan Dusun Kalompangan RT 01 RW 01 serta Dusun Karang Anyar RT 02 RW 02 Desa Kendit Kecamatan Kendit," ujarnya.

Dijelaskan, banjir kali ini cukup besar. Ketinggian air mencapai 80 centimeter hingga satu meter atau mencapai lutut orang dewasa. Namun, hal itu tidak bisa membuat warga berbuat banyak selain pasrah.

"Banjir luapan sungai irigasi  menggenangi jalan dengan ketinggian bervariasi antara 80 - 100 cm  dan yang masuk di pemukiman penduduk 40 - 50 centimeter," ucapnya.

Puriyono menyampaikan, luapan sungai air tidak hanya disebabkan karena hujan deras. Akan tetapi sedimentasi sungai yang mulai mengalami pendangkalan. Sehingga tidak dapat banyak menampung air.

"Kan baru saja terjadi banjir bandang. Belum banyak yang dikeruk. Jadi air banyak meluap akibat sedimentasi," pungkasnya. (wan/pri)

Editor : Ali Sodiqin
#situbondo #Kendit #banjir #Susulan #hujan #rumah terendam