Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Sawah di Kapongan Situbondo Belum Bisa Digunakan, Pohon dan Tiang Listrik Belum Dievakuasi, Ini Penyebabnya

Moh Humaidi Hidayatullah • Senin, 28 April 2025 | 13:30 WIB
BIKIN RESAH: Sejumlah petani beristirahat di pinggir sawah milik Sujono,50, tepat di utara SPBU, Kecamatan Kapongan, Minggu (27/4).
BIKIN RESAH: Sejumlah petani beristirahat di pinggir sawah milik Sujono,50, tepat di utara SPBU, Kecamatan Kapongan, Minggu (27/4).

RADARSITUBONDO.ID - Dampak hujan deras dan angin kencang dua bulan lalu (4/2), masih dirasakan oleh sejumlah petani di Desa Kesambirampak, Kecamatan Kapongan, SItubondo.

Sebab, masih banyak kayu raksasa dan tiang listrik yang belum dievakuasi dari lokasi kejadian.

Sujono salah satu pemilik sawah mengatakan, sejak kejadian dirinya mengalami kerugian atas robohnya pohon besar dan sejumlah tiang listrik ke tengah sawah.

Namun hal itu dianggap musibah dan tidak menyalahkan siapa-siapa. Apalagi, paska kejadian sudah ada proses evakuasi pohon tumbang oleh anggota BPBD Situbondo.

“Ini yang jadi masalah pohon tumbang dan tiang listrik belum dievakuasi dari tengah sawah,” ujar Sujono, Minggu (27/4).

Kata Sujono, banyak faktor kerugian yang dialami, diantaranya padi rusak, selanjutnya lahan belum bisa ditanami hingga dua bulan, dan untuk mengevakuasi secara pribadi takut disalahkan oleh pihak yang berwajib atau pemilik pohon besar di pinggir jalan.

“Kalau pohon besar  di pinggir jalan ini kan milik (dikelola) PUPR pusat, yang mau menghubungi tidak tahu. Ini juga banyak kabel yang masih berada di tengah sawah. Pekerja saya juga takut yang mau bekerja, takut kesetrum,” tegas Sujono.

Sujono mengaku, sejumlah pohon yang belum dievakuasi dari tengah sawah adalah pohon kapuk. Sedangkan pohon kayu malam sudah habis semua. (hum/pri)

Editor : Ali Sodiqin
#situbondo #tiang listrik roboh #Kapongan #pohon tumbang