RADAR SITUBONDO - Cuaca ekstrem melanda perairan Kabupaten Situbondo, hingga menyebabkan belasan perahu nelayan rusak.
Perahu yang ada di Kalbut tersebut rusak karena diterjang gelombang tinggi.
Diketahui, gelombang tinggi terjadi pada Selasa malam (19/8) sekitar pukul 22.00 WIB.
Saat itu, sejumlah perahu nelayan sedang ditambatkan, sehingga tidak ada korban jiwa.
Baca Juga: Red Star Belgrade Siap Menggempur Pafos FC di Leg Pertama Playoff Liga Champions
Kendati demikian, kerugiannya ditaksir mencapai hingga puluhan juta rupiah.
“Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp15 juta hingga Rp25 juta per perahu. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian yang dialami nelayan cukup besar akibat cuaca ekstrem yang datang tiba-tiba,” kata Kasat Polairud AKP Gede Sukarmadiyasa, Rabu (20/8/2025).
Menurutnya, jumlah saksi mata menyebut, angin kencang datang mendadak membawa gelombang tinggi dab langsung menghantam perahu-perahu nelayan yang sedang ditambatkan di sekitar pelabuhan.
Baca Juga: Prediksi Pertandingan Rangers vs Club Brugge di Leg Pertama Play-off Liga Champions UEFA
Beberapa perahu terbawa arus hingga menabrak batu breakwater, bahkan satu perahu diketahui pecah menjadi dua bagian akibat hantaman gelombang.
“Kami imbau para nelayan agar lebih waspada dan tidak memaksakan melaut saat kondisi angin maupun gelombang tidak menentu. Jika ada tanda-tanda cuaca buruk, segera pastikan perahu tertambat dengan kuat agar tidak terbawa arus,” tambahnya.(*)
Ikuti terus berita ter-update Radar Situbondo di Google News
Editor : Ali Sodiqin