Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Bupati Situbondo Geram! Pantai Dubibir Penuh Sampah, Warga Diberi Tenggat 2 Minggu untuk Bersih-Bersih

Redaksi • Minggu, 21 September 2025 | 11:00 WIB
LINTASI HUTAN MANGROVE: Bupati Rio bersama rombongan berjalan menuju Pantai Dubibi di Desa Ketah, Kecamatan Suboh, Situbondo.
LINTASI HUTAN MANGROVE: Bupati Rio bersama rombongan berjalan menuju Pantai Dubibi di Desa Ketah, Kecamatan Suboh, Situbondo.

RADARSITUBONDO.ID - Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo, meninjau Pantai Dubibir di Desa Ketah, Kecamatan Suboh, Sabtu (20/9).

Dalam kunjungannya, ia menilai bahwa lokasi wisata mangrove tersebut kurang terawat. Mayoritas sampah rumah tangga menumpuk di tebing bawah jembatan.

Melihat pemandangan sampah yang menumpuk, Bupati yang akrab disapa Mas Rio itu meminta masyarakat bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) sebagai pengelola untuk segera melakukan pembersihan.

"Bersihkan dulu, nanti saya beri kegiatan. Tapi, jangan minta anggaran dulu, warga yang harus bergerak lebih dulu," katanya.

Mas Rio menantang Pokdarwis untuk segera menindaklanjuti pembersihan area wisata tersebut. Ia menanyakan kesiapan warga dalam membersihkan lokasi dalam waktu dua Minggu.

"Sanggup berapa lama? Dalam dua Minggu bisa bersih kan?" tanya Mas Rio kepada pengurus Pokdarwis.

Menurutnya, kawasan Pantai Dubibir memiliki potensi wisata yang menjanjikan karena memiliki jembatan dan hutan mangrove. Ia mengingatkan agar penataan dilakukan dengan tetap menjaga keasrian alam.

"Nilai jual tempat ini ada pada jembatan dan mangrovenya. Jangan dipasang plengsengan, biarkan tetap terlihat alami," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menanyakan kesiapan Koperasi Merah Putih (KMP) untuk menjadi mitra penggerak ekonomi di Desa Ketah.

"Bisa tidak bekerja sama dengan Koperasi Merah Putih, supaya koperasi itu juga bisa jalan di Desa Ketah?,’’ ujarnya bertanya.

Selain meninjau potensi wisata, Bupati juga menyambangi para pekerja ikan pindang di sekitar lokasi. Ia berpesan agar warga terus menjaga kebersihan lingkungan.

"Saya titip, jaga kebersihan. Jangan buang sampah sembarangan, ya," pesannya.

Dalam dialog bersama warga, muncul aspirasi terkait kebutuhan infrastruktur. Salah satunya pembangunan saluran air atau selokan sepanjang 1,5 kilometer dari masjid hingga pojok desa.

Permintaan itu disampaikan oleh Novining, warga Dusun Pesisir, RT 1/RW 2, Desa Ketah, Kecamatan Suboh.

"Kami butuh selokan, Pak. Kalau mandi, airnya mengalir ke jalan karena tidak ada saluran. Itu dari masjid sampai ke arah selatan," ujar Novining sambil menunjuk lokasi.

Menanggapi hal tersebut, Mas Rio langsung merespons, "Iya, saya bikinkan selokan," ujarnya. (Ahmad Rifa'ie/aif)

Editor : Ali Sodiqin
#Pantai Dubibir #Mas Rio #bupati situbondo