RADAR SITUBONDO – Pembangunan bandara militer di Kabupaten Situbondo sudah mulai dilakukan.
Pembangunan bandara tersebut berada di kawasan Banongan, Desa Wringin Anom, Kecamatan Asembagus.
Akan tetapi, untuk pembangunan bandara yang dimaksud adalah bandara militer.
Pembangunan bandara militer ini dikhususkan untuk tiga matra yakni Angkatan Laut, Darat dan Udara.
Diketahui, pembangunan bandara ini mempunyai nilai Sejarah yang Panjang.
Ini sesuai dawuh pengasuh kedua pondok pesantren (ponpes) Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, almarhum Kyai As’ad Syamsul Arifin.
Sosok pahlawan nasional ini pernah mengatakan kepada santrinya bahwa nantinya Kabupaten Situbondo akan punya bandara.
Bahkan, dalam dawuhnya, nantinya dari Bandara Situbondo jama’ah haji dan umroh bisa langsung berangkat.
“Paghik edinnak bekhal bede bandara, pas jama’ah haji naik deri dinnak,” dawuhnya saat itu kepada santri
Lahan untuk pembangunan bandara Situbondo sendiri ialah tanah milik Pemkab Situbondo.
Kemudian, tanah tersebut dihibahkan kepada Kementrian Pertahanan.
Dalam unggahan di social medianya, Bupati Rio Prayogo mengatakan tidak menutup kemungkinan bandara Situbondo juga akan menjadi bandara komersil.*
Editor : Ali Sodiqin