Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

SPBE Cimuning Terbakar, Pemkot Bekasi Janji Tanggung Perbaikan Rumah Warga

Bayu Shaputra • Kamis, 2 April 2026 | 10:35 WIB
Foto udara kebakaran Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning di Mustikajaya, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (1/4/2026). (ANTARA)
Foto udara kebakaran Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning di Mustikajaya, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (1/4/2026). (ANTARA)

 

RADARSITUBONDO.ID - Kebakaran hebat melanda Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di wilayah Cimuning, Mustikajaya, Kota Bekasi, Rabu malam (1/4/2026). Insiden tersebut berdampak luas hingga menghanguskan belasan rumah warga di sekitar lokasi.

Pemerintah Kota Bekasi mencatat sedikitnya 14 rumah terdampak akibat peristiwa tersebut. Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, menyampaikan hal itu saat meninjau langsung lokasi kejadian pada Kamis (2/4/2026).

“Kurang lebih ada 14 rumah yang terdampak, ya. Nah, kita akan coba kaji, kita akan coba datangi, kita survei,” kata Harris kepada awak media.

Baca Juga: Laga Pembuka Super League Pasca Lebaran, Arema FC Tantang Malut United di Kandang

Pemkot Bekasi memastikan akan hadir dalam proses pemulihan, khususnya bagi warga yang terdampak langsung. Bantuan perbaikan rumah menjadi salah satu langkah yang disiapkan, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Dan kalau memang itu permukiman, apalagi kepada mereka yang tidak mampu, itu pasti akan ditanggung oleh Pemerintah Kota Bekasi,” ujarnya.

Selain kerusakan bangunan, kebakaran juga menimbulkan korban luka. Data sementara mencatat sekitar 14 orang mengalami luka bakar dengan tingkat keparahan bervariasi, bahkan ada yang mencapai 90 persen. Para korban berasal dari warga yang berada di dalam rumah maupun pengguna jalan yang kebetulan melintas saat kejadian.

Baca Juga: Pertamina Pastikan Tanggung Jawab Penuh atas Insiden Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi

“Korban kurang lebih hampir 14 orang ya, baik itu kejadian di rumahnya sendiri yang terbakar atau ada yang juga di jalanan, sedang lewat di sini, di jalan, kemudian menjadi korban,” ungkap Harris. Ia menegaskan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Enggak ada (korban jiwa). Sampai saat ini korban enggak ada yang meninggal dunia. Luka bakar hanya sekitar, ada yang 90 persen, yang luka bakar besar kita segera kirim ke rumah sakit tipe A, seperti Cipto dan lain sebagainya agar supaya mendapat penanganan yang baik,” tambahnya.

Pemkot Bekasi juga memastikan seluruh biaya pengobatan korban akan ditanggung agar penanganan medis dapat berjalan optimal.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bekasi, Heryanto, mengungkapkan bahwa kebakaran menghanguskan area seluas kurang lebih 2.000 meter persegi. Dugaan awal penyebab kebakaran mengarah pada arus pendek listrik.

“Lahan yang terbakar sekitar 2.000 meter persegi. Untuk dugaan sementara akibat adanya arus pendek listrik,” ujarnya saat ditemui di lokasi kejadian.

Kondisi semakin berisiko karena kebakaran terjadi saat SPBE tengah beroperasi. Situasi tersebut meningkatkan potensi ledakan gas yang dapat memperparah dampak kebakaran. Hampir seluruh area SPBE dilaporkan mengalami kerusakan berat.

Baca Juga: BMKG Catat 29 Gempa Susulan Usai Gempa M7,6 di Ternate Maluku Utara

Proses pemadaman tidak berjalan mudah. Petugas menghadapi tantangan karena api melibatkan gas elpiji yang membutuhkan penanganan khusus. “Gas seperti ini perlu penanganan khusus dan harus dipetakan di mana titik apinya,” jelas Heryanto.

Petugas pemadam harus bekerja ekstra hati-hati untuk mencegah ledakan susulan. Kompleksitas penanganan membuat proses pemadaman berlangsung lebih lama dibanding kebakaran pada umumnya.

Editor : Bayu Shaputra
#kebakaran SPBE Cimuning #SPBE Mustikajaya #Pemkot Bekasi