Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Tragis! Santri Putri Tewas Ditabrak Minibus di Kapongan, Terpental 3 Meter di TKP

Moh Humaidi Hidayatullah • Jumat, 3 April 2026 | 20:17 WIB
LAKA MAUT: Anggota Kanitlaka dibantu warga menggotong jenazah Ifa, warga  Desa Pokaan, Kecamatan Kapongan, di Jalan Raya, Desa Landangan, Kecamatan Kapongan, Jumat (3/4). (HUMAIDI/JPRS)
LAKA MAUT: Anggota Kanitlaka dibantu warga menggotong jenazah Ifa, warga Desa Pokaan, Kecamatan Kapongan, di Jalan Raya, Desa Landangan, Kecamatan Kapongan, Jumat (3/4). (HUMAIDI/JPRS)

 RADARSITUBONDO.ID - Ifa, warga Desa Pokaan, Kecamatan Kapongan, ditabrak Minibus bernopol M 7535 UA, di Jalan Raya, Desa Landangan, Kecamatan Kapongan, Jumat (3/4). perempuan 15 tahun tersebut terpental kurang lebih tiga meter akibat benturan keras. Santri di salah satu Pesantren Kecamatan Kapongan itu langsung tewas di tempat kejadian perkara.

Semula, Ifa melaju dari arah Surabaya ke Banyuwangi. Begitu tiba di lokasi kejadian sempat berhenti di pinggir jalan. Sebab ramai pengendara roda empat yang melaju dari belakang. Ifa hanya fokus memperhatikan pengemudi dari arah barat.

Nah, saat beberapa truk sudah melintas, dia langsung menyebrang ke arah selatan, tanpa memperhatikan pengendara dari arah timur ke barat. Pada saat Ifa sudah ada di badan jalan sebelah selatan, tiba-tiba minibus yang dikemudi KA, 30, asal Kabupaten Sumenep melaju kencang dari arah timur.

Akibat jarak yang begitu dekat, minibus langsung menghantam sepeda motor Ifa dari samping. Tubuh Ifa langsung terpental kurang lebih tiga meter dari titik kejadian.

“Ifa ini bertiga dengan dua temannya. Ifa mengemudi motor sendirian, saat mau nyebrang jalan, sempat berhenti, termasuk temannya. Tapi Ifa langsung nyebrang begitu tidak ada pengendara dari belakang, tanpa memperhatikan mobil dari arah berlawanan. Ifa ditabrak samping oleh minubusnya,” kata Dedik, salah satu saksi yang melihat kejadian.

Kata dia, kondisi Ifa luka parah. perempuan berbaju muslim tersebut tampak mengalami luka cidera pada siku tangan sebelah kanan, cidera pada paha sebelah kanan, cidera pada leher, luka robek pada kaki sebelah kanan, serta luka lecet pada tangan sebelah kanan dan kiri.

“Motornya saja hancur total. Saat ditolong oleh warga, dia sudah meninggal. Kalau sopir mobilnya tidak ada apa-apa/ kalau mobilnya hanya penyok pada bodi depan saja,” tutur Dedik.

Kanitlaka Polres Situbondo, Ipda Hariyanto, menegaskan, jika korban diduga kuat kurang memperhatikan laju kendaraan dari arah berlawanan saat menyebrang jalan. Itu terlihat dalam rekaman CCTV jalan di lokasi kejadian.

“Anggota kami sudah turun ke lokasi melakukan olah TKP. Untuk pemotor dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit,” tutup Hariyanto. (hum/pri)

Editor : Edy Supriyono
#laka lantas #polres situbondo #tkp