Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Terekam CCTV! Pria Paruh Baya Diduga Lecehkan Wanita di Swalayan Situbondo, Aksi Picu Kemarahan

Humaidi Radar Situbondo • Senin, 6 April 2026 | 20:59 WIB
BERTOPI: Wajah pria parobaya terekam CCTV Swalayan Royal, Jl. Argopuro, Kelurahan Mimbaan, Kecamatan/Kota Situbondo, Minggu lalu (5/4). HUMAIDI/JPRS()
BERTOPI: Wajah pria parobaya terekam CCTV Swalayan Royal, Jl. Argopuro, Kelurahan Mimbaan, Kecamatan/Kota Situbondo, Minggu lalu (5/4). HUMAIDI/JPRS()

 RADARSITUBONDO.ID - Seorang pria parobaya dituding melakukan pelecehan seksual terhadap perempuan di Swalayan Royal Situbondo, Minggu lalu (5/4) pukul 15.30. Aksi pria berkumis tersebut terekam CCTV saat diduga sengaja memegang pantat korban, LY, 23, warga Kecamatan/Kota Situbondo.

Mahfud, kuasa hukum LY, mengatakan, jika kliennya merasa dilecehkan pada saat berbelanja di swalayan royal. Sebab dipegang bagian pantatnya oleh pria berkaus merah dan menggunakan topi hitam saat belanja di Royal.

“Terduga pelaku kemungkinan masih warga Situbondo. Untuk wajahnya sudah terlihat jelas dalam rekaman CCTV,” tegas Mahfud, Senin (6/4).

Dikatakan, bahwa LY sangat tidak menerima dengan perbuatan pelaku. Apalagi pada saat belanja tidak menggunakan baju yang ketat atau membuka aurat yang bisa memancing aura pria mesum di pusat perbelanjaan.

“Klien saya ini dalam posisi pakai baju gamis, berhijab, pakaianya juga longgar. Mungkin kalau pakai baju ketat dianggap memancing nafsu lawan jenis. Itu berhijab kok. Otomatis klien kami ya sangat tidak menerima dan ingin pelaku meminta maaf secara terbuka,” tutur Mahfud.

Sebenarnya, pelaku sudah meminta maaf sesaat setelah kejadian. Namun saat meminta maaf dalam posisi ketawa-ketawa terhadap korban dan mengaku tidak sengaja. Padahal dalam rekaman CCTV, pria mesum tersebut sengaja mendekat ke belakang korban dan mengayunkan tangan ke pantat korban lalu menghindar.

“Kasus ini harus diungkap agar kasus serupa tidak menimpa orang lain. Besok (hari ini) pasti kami laporkan ke polisi. Tinggal nunggu korban yang masih menyelesaikan tugas kuliahnya di Jember,” tutup Mahfud. (hum/pri)

Editor : Edy Supriyono
#polres situbondo #begal pantat #cctv #begal