RADARSITUBONDO.ID - Kecelakaan maut menimpa M Dhani ,17, warga Desa Ketowan, Kecamatan Arjasa dan Arven, 16, warga Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan. Pengendara motor bernopol P 2334 FC tersebut tewas mengenaskan usai adu banteng dengan pikap bernopol N 8621 BM, di Jalan Pantura, Kecamatan Bungatan, Minggu malam ( 5/4).
Dhani mengalami pendarahan pada hidung, telinga, luka robek kepala kanan, patah tulang tertutup paha kanan. Dia tewas di lokasi kejadian. Sedangkan Erfan mengalami luka robek daun telinga kanan, pendarahan di mulut, patah tulang tertutup pada kaki sebelah kiri. Dia dinyatakan menghembuskan nafas terakhir saat perjalanan ke RSUD Besuki.
Tak hanya itu, benturan keras juga mengakibatkan pikap yang dikemudi Jalil, 30, warga Kabupaten Malang, mengalami ringsek pada bodi depan. Untuk sepeda motor yang dikemudi dua pemuda hancur total. “Benturan keras mengakibatkan pengemudi dan pengendara motor meninggal. Kondis motor rusak berat, pikap juga mengalami penyok pada body depan,” tutur Haryanto, Senin (6/4).
Dia menerangkan, insiden tabrak depan berawal dari pemotor melaju dengan kecepatan tinggi dari arah barat ke timur. Begitu tiba di lokasi kejadian, pemotor hendak mendahului kendaraan didepannya. Dalam posisi bersamaan itulah, pikap juga melaju dari arah berlawanan, hingga terjadi kecelakaan maut.
“Pemotor diduga kurang memperhatikan arus lalin saat ingin mendahului. Hasil olah TKP posisi tabrakan ada di jalur dari arah berlawanan atau jalur sebelah selatan,” tutup Hariyanto. (hum/pri)
Editor : Edy Supriyono