Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Santunan Rp 42 Juta untuk Guru Ngaji di Situbondo, Bukti Nyata Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan!

Humaidi Radar Situbondo • Rabu, 8 April 2026 | 18:01 WIB
PEDULI: Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo menyerahkan secara simbolis santuna kematian kepada ahli waris guru ngaji penerima insentif daerah. (marjhono/jprs)
PEDULI: Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo menyerahkan secara simbolis santuna kematian kepada ahli waris guru ngaji penerima insentif daerah. (marjhono/jprs)

RADARSITUBONDO.ID — Pemerintah Kabupaten Situbondo bersama BPJS Ketenagakerjaan kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat, khususnya para pekerja keagamaan. Hal tersebut diwujudkan melalui penyerahan santunan kematian kepada ahli waris guru ngaji penerima insentif daerah, Selasa, (7/4/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan secara langsung di kediaman ahli waris yang berlokasi di Desa Sumberejo, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo. Peserta merupakan salah satu dari guru ngaji dan guru minggu yang telah aktif menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan sejak 17 Maret 2026, dan almarhum meninggal pada 24 Maret 2026.

Suasana haru dan penuh kehangatan mewarnai prosesi tersebut, yang juga dihadiri oleh masyarakat sekitar dengan antusias sebagai bentuk dukungan serta empati kepada keluarga penerima manfaat.

Santunan kematian yang diserahkan memiliki nilai sebesar Rp 42.000.000, yang merupakan manfaat dari kepesertaan dalam program BPJS Ketenagakerjaan.

Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga yang ditinggalkan sekaligus menjadi bukti nyata hadirnya negara dalam memberikan jaminan perlindungan sosial bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk guru ngaji dan guru minggu yang memiliki peran penting dalam pembangunan karakter dan moral generasi bangsa.

Penyerahan santunan secara simbolis dilakukan langsung oleh Bupati Situbondo, Bapak Yusuf Rio Wahyu Prayogo, yang akrab disapa Mas Rio, didampingi oleh Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Situbondo, Bapak Moh. Muzibur Rokhman.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Situbondo, Bapak Sopan efendi yang selama ini juga turut berperan aktif dalam meningkatkan kesejahteraan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan bagi tenaga pendidik dan kependidikan di lingkungan dinas pendidikan dan kebudayaan kab situbondo, termasuk guru ngaji dan guru minggu.

Dalam sambutannya, Bupati Situbondo menyampaikan bahwa program jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan bagian penting dari upaya pemerintah dalam memberikan perlindungan yang menyeluruh kepada masyarakat, tanpa terkecuali.

“Pemerintah Kabupaten Situbondo terus berupaya memastikan bahwa seluruh masyarakat, termasuk para guru ngaji dan guru minggu, mendapatkan perlindungan yang layak. Program BPJS Ketenagakerjaan ini adalah bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan rasa aman. Ketika terjadi risiko, keluarga yang ditinggalkan tidak dibiarkan menghadapi kesulitan sendiri,” ujar Mas Rio.

Mas Rio juga menambahkan, bahwa keberadaan program ini tidak hanya memberikan manfaat secara finansial. "Tetapi juga menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi para guru keagamaan yang telah berkontribusi besar dalam membina moral dan spiritual masyarakat," terangnya

Sementara itu, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Situbondo, Bapak Moh. Muzibur Rokhman, dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan kebutuhan mendasar bagi setiap pekerja, baik formal maupun informal.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh pekerja di Situbondo, termasuk guru ngaji, memiliki perlindungan terhadap berbagai risiko kerja. Santunan yang diberikan hari ini adalah bukti nyata bahwa program BPJS Ketenagakerjaan memberikan manfaat yang jelas dan terukur. Ini bukan sekadar program, tetapi bentuk perlindungan jangka panjang bagi pekerja dan keluarganya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa BPJS Ketenagakerjaan memiliki berbagai program unggulan mendasar, seperti Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), yang dirancang untuk memberikan rasa aman dan meningkatkan kesejahteraan pekerja.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat Situbondo untuk segera mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan agar dapat memperoleh perlindungan yang optimal.

“Kami mengimbau kepada masyarakat yang belum terdaftar agar segera menjadi peserta. Dengan iuran yang relatif terjangkau, manfaat yang diperoleh sangat besar. Ini adalah investasi perlindungan bagi diri sendiri dan keluarga,” tambahnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Situbondo, Bapak Sopan Efendi, dalam kesempatan tersebut juga menegaskan pentingnya keberlanjutan program jaminan sosial bagi para guru ngaji dan guru minggu.

Menurutnya, perlindungan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap tenaga pendidik nonformal yang selama ini telah memberikan kontribusi besar dalam dunia pendidikan berbasis keagamaan.

"Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat Desa Sumberejo. Kehadiran langsung Bupati Situbondo bersama jajaran BPJS Ketenagakerjaan di tengah masyarakat dinilai memberikan semangat serta kepercayaan bahwa pemerintah benar-benar hadir dan peduli terhadap kondisi warganya," ucapnya

Selain sebagai bentuk penyerahan santunan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan. Diharapkan, semakin banyak masyarakat yang memahami manfaat program ini dan turut serta menjadi peserta aktif.

Pemerintah Kabupaten Situbondo bersama BPJS Ketenagakerjaan berkomitmen untuk terus memperluas cakupan kepesertaan, khususnya bagi pekerja seperti guru ngaji dan guru minggu.

"Langkah ini sejalan dengan upaya menciptakan masyarakat yang sejahtera, terlindungi, dan memiliki ketahanan sosial yang kuat di tengah berbagai risiko kehidupan," pungkasnya. (jhon/pri)

Editor : Edy Supriyono
#situbondo #bpjs kesehatan #insentif guru ngaji #Pemkab Situbondo