Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Pemkot Jakarta Timur Tangkap 763 Kg Ikan Sapu-Sapu dalam Operasi Serentak

Bayu Shaputra • Jumat, 17 April 2026 | 17:00 WIB
Pemerintah Kota Jakarta Timur menggelar operasi penangkapan ikan sapu-sapu secara serentak di Dermaga Eco Eduwisata Ciliwung, Cililitan, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (17/4/2026). (ANTARA)
Pemerintah Kota Jakarta Timur menggelar operasi penangkapan ikan sapu-sapu secara serentak di Dermaga Eco Eduwisata Ciliwung, Cililitan, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (17/4/2026). (ANTARA)

 

RADARSITUBONDO.ID - Pemerintah Kota Jakarta Timur menggelar operasi serentak penangkapan ikan sapu-sapu di sepuluh kecamatan dan berhasil mengumpulkan ratusan kilogram ikan invasif tersebut dalam waktu singkat.

Hingga Jumat pagi pukul 08.45 WIB, total tangkapan sementara mencapai 763 kilogram atau setara 7,63 kuintal. Angka ini menjadi indikator kuat bahwa populasi ikan sapu-sapu di wilayah perairan setempat sudah berada pada tingkat yang mengkhawatirkan.

Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, menjelaskan bahwa operasi ini dilakukan secara terpadu di berbagai titik sungai dan kawasan perairan.

“Sampai dengan hari ini, operasi penangkapan ikan sapu-sapu secara serentak di 10 kecamatan, pukul 08.45 WIB, rekap dari 10 lokasi sebanyak 763 kilogram atau 7,63 kuintal,” ujarnya saat meninjau kegiatan di Dermaga Eco Eduwisata Ciliwung, Cililitan, Kecamatan Kramat Jati, Jumat.

Baca Juga: Prediksi Skor Blackburn Rovers dan Coventry City: Ambisi Akhir Cerita dan Upaya Menunda

Hasil tersebut merupakan akumulasi sementara sejak Kamis sore hingga Jumat pagi. Salah satu titik dengan kontribusi tangkapan terbesar berada di kawasan Dermaga Eco Eduwisata Ciliwung.

Di lokasi ini saja, petugas berhasil mengangkat sekitar 200 kilogram ikan sapu-sapu sejak operasi dimulai.

“Di lokasi ini, kurang lebih 200 kilogram. Sementara, dari sembilan lokasi lainnya, masih kami tunggu laporan lengkapnya untuk direkap secara keseluruhan,” kata Munjirin.

Baca Juga: Trump Umumkan Gencatan Senjata 10 Hari, PBB Minta Hizbullah Taat

Operasi ini melibatkan sedikitnya 150 personel gabungan di satu titik, yang berasal dari unsur pemadam kebakaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), aparat kelurahan, hingga kecamatan.

Keterlibatan masyarakat juga menjadi faktor penting dalam mempercepat proses penangkapan di lapangan.

Besarnya volume tangkapan dalam waktu relatif singkat mencerminkan dominasi ikan sapu-sapu di perairan Jakarta Timur.

Spesies ini dikenal sebagai ikan invasif yang dapat mengganggu keseimbangan ekosistem sungai, termasuk merusak habitat ikan lokal dan mempercepat degradasi lingkungan perairan.

Selain dampak ekologis, pemerintah juga menyoroti potensi bahaya kesehatan dari ikan tersebut. Berdasarkan hasil uji laboratorium, ikan sapu-sapu di wilayah DKI Jakarta terindikasi mengandung logam berat seperti timbal dan merkuri dengan kadar yang melebihi ambang batas aman.

Baca Juga: Pertama di April 2026, Shio Naga Akan Mengalami Titik Balik yang Tidak Terduga!

Atas dasar itu, seluruh hasil tangkapan tidak akan dimanfaatkan untuk konsumsi maupun keperluan lain. Pemerintah memastikan ikan-ikan tersebut akan dimusnahkan dengan cara dikubur.

“Semua harus dikubur. Kami tidak ingin ikan ini dikonsumsi masyarakat karena berbahaya bagi kesehatan,” tegas Munjirin.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya edukasi kepada masyarakat agar tidak memanfaatkan ikan sapu-sapu sebagai bahan pangan. Pemerintah berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran warga untuk menjaga kebersihan sungai serta menghindari konsumsi ikan yang berpotensi membahayakan kesehatan.

Baca Juga: Kemarau Panjang 2026 Mengancam! Pemkab Situbondo Siapkan Strategi Darurat Cegah Krisis Air

Ke depan, Pemkot Jakarta Timur berkomitmen melanjutkan program pengendalian ikan sapu-sapu secara berkelanjutan. Evaluasi dan pemantauan akan dilakukan secara berkala guna memastikan efektivitas program dalam jangka panjang.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menciptakan lingkungan kota yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Pengendalian spesies invasif dinilai sebagai langkah penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem perkotaan, terutama di wilayah dengan kepadatan penduduk tinggi seperti Jakarta Timur.

Editor : Bayu Shaputra
#ikan sapu-sapu #Jakarta Timur #operasi penangkapan ikan invasif