Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Tim SAR Evakuasi 8 Jenazah Korban Helikopter PK-CFX dari Medan Sulit di Sanggau

Bayu Shaputra • Jumat, 17 April 2026 | 10:24 WIB
Tim SAR Gabungan mengevakuasi jenazah para korban kecelakaan helikopter di Kalbar. (TNI AD)
Tim SAR Gabungan mengevakuasi jenazah para korban kecelakaan helikopter di Kalbar. (TNI AD)

 

RADARSITUBONDO.ID - Kabar duka menyelimuti proses pencarian korban jatuhnya helikopter Airbus H130 bernomor registrasi PK-CFX di wilayah Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.

Seluruh kru dan penumpang yang berjumlah delapan orang dipastikan meninggal dunia. Pada Jumat pagi (17/4), Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi seluruh jenazah dari lokasi kejadian untuk selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara.

Operasi pencarian dan evakuasi tersebut dipimpin oleh Kepala Kantor SAR Kelas A Pontianak, I Made Junetra.

Ia menjelaskan bahwa proses evakuasi telah berlangsung sejak Kamis (16/4) dengan tantangan medan yang cukup berat. Lokasi jatuhnya helikopter berada di area perbukitan yang sulit dijangkau, sehingga tim harus bergerak dengan penuh kehati-hatian.

Baca Juga: Prediksi Skor Blackburn Rovers dan Coventry City: Ambisi Akhir Cerita dan Upaya Menunda

“Proses evakuasi dimulai dengan pengaktifan korban dari puing-puing helikopter yang berhasil diselesaikan pada pukul 22.00 WIB (tadi malam). Selanjutnya, tim melakukan penurunan korban dari lokasi puncak bukit menuju Posko Lapangan SAR Gabungan,” terangnya.

Proses penurunan jenazah dari lokasi kejadian memakan waktu cukup lama dan baru rampung sekitar pukul 05.00 WIB. Setelah itu, seluruh korban dipindahkan ke ambulans pada pukul 05.52 WIB. Sebanyak delapan unit ambulans dikerahkan untuk mendukung proses pemindahan jenazah ke lokasi berikutnya.

Baca Juga: Trump Umumkan Gencatan Senjata 10 Hari, PBB Minta Hizbullah Taat

Sebelum dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, seluruh jenazah terlebih dahulu disemayamkan sementara di Yonif 642/Kapuas Sanggau pada pukul 06.05 WIB. Dari lokasi tersebut, perjalanan darat menuju rumah sakit diperkirakan memakan waktu sekitar tiga jam tiga puluh menit.

“Estimasi waktu tempuh perjalanan darat sekitar 3 jam 30 menit, dengan perkiraan tiba pukul 08.30 WIB,” jelas Junetra.

Untuk mempercepat dan mendukung proses evakuasi, TNI AU turut mengerahkan satu unit helikopter Super Puma. Helikopter tersebut diterbangkan dari Lanud Supadio menuju Lapangan Yonif 642/Kapuas Sanggau. Waktu tempuh penerbangan sekitar 45 menit dengan jarak kurang lebih 81 nautical mile.

Junetra menegaskan bahwa seluruh rangkaian operasi berjalan lancar berkat kerja sama yang solid antarinstansi yang tergabung dalam Tim SAR Gabungan. Koordinasi yang baik di lapangan dinilai menjadi kunci keberhasilan proses evakuasi meski dihadapkan pada kondisi geografis yang menantang.

“Seluruh rangkaian operasi bantuan berjalan dengan lancar berkat sinergi dan koordinasi yang baik antara seluruh unsur Tim SAR Gabungan yang terlibat di lapangan,” imbuhnya.

Baca Juga: Ramalan Weton Hari Ini, Jumat 17 April: Banyak yang Menyesal Karena Tidak Peka dengan Tanda Ini

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam operasi kemanusiaan tersebut. Menurutnya, dedikasi dan kerja keras tim di lapangan menunjukkan profesionalisme tinggi dalam menjalankan tugas.

“Operasi ini merupakan bukti nyata soliditas dan profesionalisme Tim SAR Gabungan dalam melaksanakan tugas kemanusiaan,” tutupnya.

Editor : Bayu Shaputra
#helikopter jatuh Sanggau #Airbus H130 PK-CFX #evakuasi korban