Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Jumlah Calon Haji Situbondo Naik Jadi 998 Orang, Siap Berangkat Mei 2026!

Ahmad Rifa'ie • Jumat, 1 Mei 2026 | 19:50 WIB
DUDUK BERSAMA: Kementerian Haji dan Umrah Situbondo menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama Pemkab Situbondo dan DPRD di aula Pemkab Situbondo, Kamis (30/4). (Ahmad Rifa
DUDUK BERSAMA: Kementerian Haji dan Umrah Situbondo menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama Pemkab Situbondo dan DPRD di aula Pemkab Situbondo, Kamis (30/4). (Ahmad Rifa'ie/JPRS)

RADARSITUBONDO.ID – Kantor Kementerian Haji dan Umrah Situbondo menyebutkan jumlah calon jemaah haji (CJH) tahun 2026 bertambah. Data terbaru menyebutkan jumlah CJH yang akan berangkat ke Tanah Suci mencapai 998 orang, dari sebelumnya sekitar 990 orang.

Data jamaah haji tersebut bersifat dinamis, bisa bertambah maupun berkurang. Sepekan lalu, jumlah calon haji tercatat sekitar 990 orang, kemudian bertambah delapan orang yang dipastikan berangkat ke Tanah Suci, Mekkah.

“Per hari ini ada tambahan kuota dari Provinsi Jawa Timur, sehingga total calon haji yang siap diberangkatkan sempat menjadi 998 orang,” kata Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Situbondo, Rif’an Junaidi.

Namun, lanjut Rif’an, jumlah tersebut kembali berkurang satu orang karena meninggal dunia, sehingga total CJH menjadi 997 orang. Kekosongan itu akan diisi oleh calon haji cadangan yang naik status menjadi reguler. Penggantinya ditentukan oleh Kantor Kementerian Haji Provinsi Jawa Timur.

“Jadi yang mengisi kekosongan itu kewenangan Embarkasi Surabaya. Bisa diisi oleh calon haji asal Situbondo, bisa juga dari daerah lain di Jawa Timur,” ujarnya.

Rif’an juga menyampaikan, jamaah calon haji Situbondo dijadwalkan berangkat ke Asrama Haji Surabaya pada 14 Mei mendatang. Mereka terbagi dalam empat kelompok terbang (kloter), yakni kloter 87, 88, 89, dan 90. “Untuk kloter 88 dan 89 merupakan jamaah asal Situbondo. Sementara kloter 87 gabungan dengan jamaah Bondowoso, dan kloter 90 digabung dengan jamaah Kabupaten Jember,” jelasnya.

Dia mengingatkan seluruh jamaah untuk menjaga kedisiplinan dan mematuhi ketentuan barang bawaan demi keselamatan penerbangan, agar perjalanan ibadah berjalan lancar tanpa kendala. “Kami mengimbau jamaah mengembalikan koper ke Kemenhaj Situbondo mulai 10–12 Mei 2026. Ketentuannya, koper besar maksimal 32 kg dan koper kecil 7 kg, serta tidak membawa barang terlarang,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Situbondo, Muhammad Faisol, meminta Pemkab Situbondo membentuk panitia penyelenggara ibadah haji guna memastikan operasional berjalan lancar. Panitia tersebut diharapkan melibatkan berbagai unsur, tidak hanya Kantor Kementerian Haji dan Umrah, tetapi juga Polres dan pemerintah daerah. “Kalau semua unsur terlibat, maka pelaksanaan pemberangkatan maupun kepulangan jemaah haji Situbondo akan lebih tertib dan lancar,” ujar Faisol usai rapat koordinasi persiapan keberangkatan haji, Kamis (30/4).

Faisol menambahkan, persiapan keberangkatan haji sejauh ini sudah cukup baik. Namun, akan lebih optimal jika panitia penyelenggara segera dibentuk. “Kesiapannya sudah bagus, baik dari Kantor Kementerian Haji dan Umrah Situbondo maupun bagian Kesra Pemkab Situbondo,” ujarnya.

Dia juga berharap fasilitas milik pemerintah daerah dapat dimanfaatkan untuk titik kumpul pemberangkatan, salah satunya Pendopo Pate Alos di Kecamatan Besuki. “Untuk wilayah barat, titik kumpul keberangkatan bisa memanfaatkan fasilitas daerah, yakni Pendopo Pate Alos,” pungkasnya. (rif/pri)

Editor : Edy Supriyono
#situbondo #CJH 2026 #kemenag situbondo