RADARSITUBONDO.ID – Menjelang Hari Raya Idul Adha, harga kambing mulai berangsur naik di Situbondo. Keadaan tersebut biasanya dipicu meningkatnya permintaan masyarakat yang akan melaksanakan ibadah kurban.
Eko, salah satu pedagang kambing di Kecamatan Panji, mengatakan bahwa meski hari kurban masih terbilang cukup lama, harga kambing sudah mulai mengalami kenaikan. Sebelumnya, harga kambing berada di kisaran Rp 500 ribu per ekor, bahkan ada yang di bawah harga tersebut. Namun kini, harga mulai naik mendekati Rp 800 ribu hingga Rp 900 ribu per ekor. “Harganya sudah lumayan dibandingkan bulan lalu, tetapi kenaikannya belum terlalu tinggi, kemungkinan karena masih cukup lama menuju hari H,” ujarnya.
Dia menambahkan, sebelum memasuki musim kurban, harga kambing sempat turun drastis. Namun saat ini mulai berangsur naik, meski belum setinggi tahun lalu. “Ke depan belum bisa dipastikan. Kalau permintaan meningkat, tentu harga akan ikut naik. Itu juga tergantung jenis kambingnya,” tambahnya.
Eko menjelaskan, harga kambing betina cenderung lebih murah dibandingkan kambing jantan. Hal ini karena kambing jantan lebih banyak diminati untuk kurban, sedangkan kambing betina umumnya dipelihara untuk diternakkan, meski tetap ada yang digunakan untuk kurban. “Saat ini, kambing betina siap melahirkan berkisar Rp 600 ribu hingga Rp 800 ribu per ekor, terutama yang sudah tua. Sedangkan kambing jantan sudah di angka Rp1 jutaan lebih, tergantung kondisi kesehatan dan bobotnya,” jelasnya.
Eko juga mengungkapkan bahwa kenaikan harga kambing, khususnya jenis kambing putih, biasanya hanya terjadi saat musim kurban. Setelah itu, harga akan kembali normal, bahkan bisa turun seperti sebelumnya. “Kenaikan harga kambing putih biasanya hanya berlangsung satu hingga dua bulan, setelah itu kembali normal,” tegasnya.
Sementara itu, Wafi, salah satu peternak, membenarkan bahwa harga kambing saat ini mulai naik meski belum signifikan. Namun, harga tersebut sudah lebih baik dibandingkan beberapa bulan sebelumnya. “Naiknya memang tidak terlalu besar, tapi bagi peternak ini sudah cukup disyukuri dibandingkan harga yang sempat turun dalam beberapa bulan terakhir,” ujarnya.
Menurut Wafi, bulan lalu kambing jantan hanya ditawar Rp 800 ribu hingga Rp 900 ribu per ekor. Namun saat ini, harga tawaran dari pedagang sudah mencapai sekitar Rp 1,3 juta per ekor.
“Kenaikannya cukup lumayan, meski masih lebih rendah dibandingkan tahun lalu. Diperkirakan harga akan terus naik hingga puncak musim kurban atau bulan Dzulhijjah 2026,” pungkasnya. (rif/pri)
Editor : Edy Supriyono