Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Rutan Situbondo Geledah Kamar Warga Binaan, Buru HP Ilegal dan Narkoba

Ahmad Rifa'ie • Minggu, 10 Mei 2026 | 20:00 WIB
NIHIL TEMUAN: Beberapa petugas Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Situbondo menggeledah di blok hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Sabtu (9/5). (Ahmad Rifa
NIHIL TEMUAN: Beberapa petugas Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Situbondo menggeledah di blok hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Sabtu (9/5). (Ahmad Rifa'ie/JPRS)

RADARSITUBONDO.ID – Petugas Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Situbondo melakukan penggeledahan terhadap hunian warga binaan sabtu (9/5). Razia tersebut dilakukan untuk mencegah peredaran barang terlarang seperti handphone, narkotika, hingga benda berbahaya lainnya di dalam lingkungan rutan.

Ketertiban dinilai sangat penting untuk menjaga keamanan serta memastikan seluruh warga binaan mematuhi aturan yang berlaku selama menjalani masa pembinaan di dalam rutan. Langkah itu dilakukan guna menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan kondusif.

Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh pada setiap blok hunian warga binaan. “Keamanan dan kenyamanan di lingkungan rutan merupakan tanggung jawab bersama. Seluruh penghuni diminta untuk tidak mencoba menyimpan ataupun menggunakan barang-barang terlarang di dalam kamar hunian,” kata Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Situbondo, Suwono, Jumat (8/5).

Suwono mengatakan, kegiatan razia dan inspeksi mendadak (sidak) rutin menjadi langkah preventif untuk mencegah masuknya barang-barang terlarang yang dapat mengganggu stabilitas keamanan di lingkungan pemasyarakatan.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bentuk pengawasan internal yang terus diperkuat. “Seluruh warga binaan harus menaati aturan yang berlaku di dalam rutan. Kami ingin memastikan situasi tetap aman, tertib, dan kondusif sehingga proses pembinaan dapat berjalan dengan baik,” tambahnya.

Suwono menegaskan, Rutan Situbondo berkomitmen mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari handphone, pungutan liar, dan narkoba atau Zero Halinar. Melalui pengawasan rutin, razia berkala, serta penguatan koordinasi dengan aparat penegak hukum (APH), pihaknya optimistis target tersebut dapat tercapai.

“Kami tidak akan memberi ruang terhadap keberadaan handphone ilegal, pungli, maupun narkoba di dalam rutan. Zero Halinar menjadi komitmen bersama yang terus kami perkuat melalui pengawasan dan sinergi dengan APH,” tegasnya.

Dari hasil sidak dan razia yang dilakukan, petugas tidak menemukan barang-barang terlarang seperti telepon genggam maupun narkotika di dalam kamar hunian warga binaan. Meski demikian, pihak rutan menegaskan akan terus memperketat pengawasan agar kondisi tersebut tetap terjaga. “Hasil tersebut menjadi indikator positif atas upaya pembinaan dan pengawasan yang selama ini kami jalankan,” bebernya.

Suwono juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran petugas dan APH gabungan yang terus bersinergi dalam menjaga keamanan di lingkungan rutan. Menurutnya, kolaborasi lintas instansi menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan tertib. “Kami akan terus melakukan langkah-langkah preventif demi menjaga Rutan Situbondo tetap bersih dan kondusif,” ucapnya.

Melalui pengawasan yang konsisten dan kolaborasi lintas instansi, Rutan Situbondo optimistis mampu mempertahankan kondisi yang kondusif sekaligus mendukung terciptanya sistem pemasyarakatan yang lebih baik dan berintegritas. “Sinergi bersama adalah kunci utama untuk memperkuat pengawasan serta mencegah potensi gangguan keamanan,” tutupnya. (rif/pri)

Editor : Edy Supriyono
#geledah #rutan situbondo