RADARSITUBONDO.ID - Hiburan bermain layangan di pinggir jalan pantura Kecamatan Besuki dikeluhkan warga. Sebab senar layangan sangat membahayakan bagi pengendara roda dua. Terbukti satu orang sudah terluka akibat terlilit senar layangan yang melintang ke tengah jalan pantura.
Misyono, warga Kecamatan Besuki, salah satu korban meminta aparat penegak hukum dan pemerintah setempat segera menertibkan para pemain layangan. Khususnya yang menerbangkan layangan terlalu dekat dengan jalan raya.
"Kalau bisa pemain layangan yang di pinggir jalan raya ditertibkan juga, biar pengendara lebih aman," ujar Misyono, Senin (11/5).
Dia mengaku juga pernah menjadi korban. Terkena senar layangan saat melintas di wilayah Besuki pada Januari 2026 lalu. Akibat kejadian tersebut, dia mengalami luka dan sempat mendokumentasikan kondisi dirinya usai terkena senar. "Foto saya waktu kena juga ada. Kejadiannya bulan Januari," ungkapnya.
Kata dia, korban akibat senar layangan bukan hanya satu orang. Bahkan dia menyebut seorang perangkat desa dari Desa Sumberanyar, Kecamatan Jatibanteng, dikabarkan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan yang diduga dipicu oleh senar layangan.
"Akhir Desember 2025 ada dua kejadian, satu Perangkat Desa Sumberanyar Jatibanteng meninggal. Satu lagi, tetangga saya ada yang kena senar layangan sampai jatuh, dan sampai sekarang jalannya masih agak pincang," katanya.
Dikatakan, persoalan tersebut sebenarnya telah dilaporkan ke pihak kepolisian. Tapi fakta di lapangan pemain layangan masih marak beraktivitas di lokasi yang sama. "Saya sudah laporan ke Polsek, tapi pemainnya masih tetap beraksi," tegas Misyono.
Lokasi yang disebut rawan berada di kawasan selatan rumah mantan Wakil Bupati Situbondo di wilayah Kecamatan Besuki. Pada sore hari, kawasan tersebut sering digunakan untuk bermain layangan dengan benang yang membentang hingga ke area jalan.
“Kalau mau ditertibkan polisi tinggal operasi sore hari, pasti ketemu ke pemain layangan,” katanya.
Kapolsek Besuki AKP Adam, mengaku akan segera menyusuri sejumlah lokasi berdekatan dengan jalan yang ditengarai sering dijadikan tempat bermain layangan.
"Baik mas langsung kita tindak lanjuti, kami akan lakukan patroli di sejumlah lokasi dekat jalan yang sering dijadikan tempat bermain layangan," ujar AKP Adam.
Kata dia, pihaknya akan memberikan sosialisasi serta edukasi jika ada warga baik anak-anak maupun dewasa yang kedapatan bermain layang-layang dilokasi berdekatan dengan jalan. "Kami akan memberikan sosialisasi serta edukasi tentang bahayanya jika senar mengenai pengendara," tutup AKP Adam. (hum/pri)
Editor : Edy Supriyono