RADARSITUBONDO.ID – Pengumpulan koper bagi jemaah haji akan berakhir pada Selasa 12 Mei. Pengumpulan koper sudah dilakukan selama tiga hari. Terhitung sejak 10 Mei.
Seluruh koper yang terkumpul akan langsung dikirim ke Embarkasi Surabaya pada Rabu (13/5). Karena itu, jemaah diminta segera menyerahkan koper dan menyelesaikan seluruh persyaratan agar tidak terjadi keterlambatan pengiriman.
“Besok (hari ini) adalah hari terakhir, dan tanggal 13 Mei koper akan langsung dikirim ke Asrama Haji Surabaya,” kata Rif’an Junaidi Kepala Kemenhaj Situbondo, Senin (11/5).
Rif’an menambahkan, kebijakan pengiriman koper lebih awal merupakan ketentuan terbaru dari pihak embarkasi. Dengan demikian, koper jemaah harus sudah berada di asrama haji minimal satu hari sebelum kedatangan jemaah atau H-1 keberangkatan. “Karena H-1 semuanya harus sudah siap, termasuk koper jemaah,” ujarnya.
Rif’an menegaskan agar para jemaah mematuhi ketentuan berat barang bawaan. Koper besar maksimal berbobot 32 kilogram, sedangkan koper kabin atau tas kecil hanya diperbolehkan maksimal 7 kilogram. Jika ditemukan koper melebihi batas ketentuan, pihak embarkasi akan melakukan pemeriksaan ulang. “Jika perlu, koper akan dibongkar kembali agar sesuai dengan batas yang telah ditentukan,” tegasnya.
Selain itu, jemaah juga diminta memperhatikan barang-barang yang dilarang dibawa selama penerbangan, seperti senjata tajam, cairan dengan volume lebih dari 100 mililiter, serta rokok lebih dari 200 batang. “Kepatuhan terhadap aturan itu sangat penting untuk menghindari kendala saat proses pemeriksaan keamanan di bandara maupun embarkasi,” ungkapnya.
Rif’an juga mengungkapkan, saat ini jumlah kuota jemaah haji Situbondo kembali mengalami penambahan. Dari semula 993 orang, kini bertambah empat jemaah cadangan yang naik status menjadi jemaah reguler, sehingga total keseluruhan menjadi 997 orang. “Ada empat jemaah cadangan yang sudah melunasi administrasi dan seluruh persyaratannya lengkap, sehingga kini siap berangkat. Jadi, total jemaah haji Situbondo tahun ini sebanyak 997 orang,” ucapnya.
Menurutnya, dengan tambahan tersebut jumlah kloter yang semula empat kini menjadi enam. Dua jemaah akan bergabung dengan kloter 75 bersama jemaah dari Kabupaten Pamekasan, sedangkan dua lainnya bergabung dengan kloter 91 bersama jemaah asal Kabupaten Jember. “Jemaah haji akan berangkat ke Wisma Haji Surabaya pada 13 Mei dan 14 Mei pagi. Sedangkan keberangkatan ke Makkah dijadwalkan pada 15 Mei 2026, setelah menginap satu hari di Wisma Haji Surabaya,” bebernya.
Lebih lanjut, Rif’an menjelaskan terkait kebutuhan uang saku, jemaah diberi kebebasan menukar rupiah ke riyal di tempat yang dianggap paling mudah dan menguntungkan. Sebab, tidak ada ketentuan khusus mengenai jumlah uang yang harus dibawa. “Selain itu, jemaah akan menerima living cost sebesar 750 riyal Saudi atau setara Rp3 jutaan yang diberikan sebelum keberangkatan,” Jelasnya.
Rif’an juga mengatakan, secara umum kondisi kesehatan calon jemaah haji Situbondo dalam keadaan baik. Dia berharap para jemaah tetap menjaga stamina dan kesehatan hingga waktu keberangkatan. “Alhamdulillah saat pelepasan dan pemeriksaan terakhir, kondisi jemaah sehat semua. Mudah-mudahan sampai hari keberangkatan tetap sehat dan dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar,” Tutupnya. (rif/pri)
Editor : Edy Supriyono