RADARSITUBONDO.ID – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Situbondo menyatakan 997 orang jemaah haji asal Situbondo dipastikan menerima uang saku atau living cost selama menjalankan ibadah di Tanah Suci Mekkah, Arab Saudi. Masing-masing jemaah menerima 750 rial atau sekitar Rp 3 juta.
Seluruh jemaah haji asal Situbondo dipastikan telah menerima uang saku dari pemerintah Arab Saudi selama menjalankan ibadah haji. “Semua jemaah menerima uang saku sebesar 750 rial atau sekitar Rp 3 jutaan,” kata Rif’an Junaidi dari Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Situbondo.
Rif’an mengatakan, ratusan jemaah yang menerima uang saku tersebut berasal dari empat kloter asal Situbondo tanpa terkecuali. Sebelum pemberangkatan pemerintah juga telah memberikan kemudahan kepada para jemaah untuk melakukan penukaran uang di sejumlah bank sebagai persiapan selama berada di Mekkah dan Madinah
“Sehingga jemaah tidak perlu repot melakukan penukaran uang di Arab Saudi. “Semua bank telah menyediakan layanan penukaran uang dari rupiah ke rial,” tambahnya.
Selain itu, jika jemaah belum sempat melakukan penukaran uang sebelum keberangkatan, tersedia pula layanan penukaran di Embarkasi Surabaya dengan proses yang mudah demi memberikan pelayanan terbaik kepada para jemaah. “Proses ini akan dikawal di setiap kloter bagi jemaah yang masih kurang paham,” jelasnya.
Rif’an juga menyampaikan bahwa pihaknya memberikan perlakuan khusus kepada 171 jemaah calon haji lanjut usia (lansia) melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di masing-masing kelompok terbang. “Dari total 997 calon haji tahun ini, sebanyak 171 orang merupakan lansia yang mendapatkan pelayanan khusus dari PPIH,” ujarnya. (rif/pri)
Editor : Edy Supriyono