Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Bupati Ingin AVJA 2027 Kembali Digelar di Pendapa Pate Alos, Penyerahan Penghargaan Berlangsung Meriah

Ahmad Rifa'ie • Kamis, 21 Mei 2026 | 21:26 WIB
ABADIKAN MOMEN: Penerima penghargaan kategori Tokoh Publik dan Pelayanan Masyarakat, (dari kiri) Zeiniye, Wabup Ulfi, Bupati Rio, Ketua DPRD Mahbub Junaidi, Kapolres AKBP Bayu, Kasubag TU Cabdin Pendik Bondowoso, Syarifuddin, menerima piala dan piagam dari Direktur Jawa Pos Radar Banyuwangi, Samsudin Adlawi (tengah) di Pendopo Pate Alos Besuki, Kamis (21/5). (Ramada kusuma/Jp Raba)
ABADIKAN MOMEN: Penerima penghargaan kategori Tokoh Publik dan Pelayanan Masyarakat, (dari kiri) Zeiniye, Wabup Ulfi, Bupati Rio, Ketua DPRD Mahbub Junaidi, Kapolres AKBP Bayu, Kasubag TU Cabdin Pendik Bondowoso, Syarifuddin, menerima piala dan piagam dari Direktur Jawa Pos Radar Banyuwangi, Samsudin Adlawi (tengah) di Pendopo Pate Alos Besuki, Kamis (21/5). (Ramada kusuma/Jp Raba)

RADARSITUBONDO.ID – Africa Van Java Award (AVJA) 2026 sukses digelar oleh Radar Banyuwangi Biro Situbondo di Pendopo Pate Alos Besuki, Kamis (21/5). Kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk penghargaan kepada para tokoh yang selama ini telah berdedikasi dalam memajukan Kabupaten Situbondo.

Tahun ini 33 tokoh yang menerima penghargaan AVJA 2026. Mereka terbagi dalam empat kategori. Yakni kategori Tokoh Publik dan Pelayanan Masyarakat, kategori Pendidikan, kategori Hukum dan Sosial, serta kategori Ekonomi, Pariwisata, Olahraga, dan Kesehatan.

Dalam sambutannya, Direktur Jawa Pos Radar Banyuwangi, Samsudin Adlawi, menyampaikan bahwa penghargaan diberikan kepada para tokoh yang telah memberikan dampak positif terhadap pembangunan daerah dan terus berkontribusi demi kemajuan Kabupaten Situbondo. Menurutnya, dedikasi para tokoh tersebut mampu membawa Situbondo menjadi daerah yang semakin berkembang dan “naik kelas”. “Sebagaimana puisi Chairil Anwar, semua mendapat tempat, semua harus dicatat,” kata Samsudin.

Pria yang juga seorang budayawan tersebut menambahkan, apresiasi dari lembaga yang dipimpinnya diharapkan akan menjadi motivasi agar para penerima penghargaan terus memberikan kontribusi dan dedikasi demi kemajuan bersama. Penghargaan tersebut juga menjadi bentuk apresiasi atas kerja keras dan pengabdian yang telah dilakukan selama ini.

“Sebenarnya masih banyak tokoh di luar sana yang layak mendapatkan penghargaan. Namun, para tokoh yang terpilih saat ini merupakan hasil seleksi yang telah kami lakukan,” tambahnya.

Menurutnya, penghargaan AVJA Award 2026 harus menjadi dorongan bagi para penerima untuk terus mengembangkan potensi daerah dan mempertahankan dedikasi yang telah dibangun. “Kami berharap para penerima penghargaan terus berjuang mengembangkan daerah tercinta ini agar Situbondo dalam beberapa tahun ke depan benar-benar menjadi daerah yang naik kelas,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap pelaksanaan AVJ Award 2026. Ia mengaku bangga karena acara tersebut digelar langsung di Pendopo Pate Alos Besuki yang menurutnya memiliki nilai historis tinggi.

Bahkan, usai acara Bupati meminta agar tahun depan AVJA 2027 kembali digelar di Pendapa Pate Alos. Namun tempatnya dipindah ke peringgitan dalam pada malam hari.

"Back groundnya langsung itu (menunjuk pendopo peringgitan dalam) di kanan-kirinya tenda," ungkap Bupati.

Dalam sambutannya Bupati Rio menjelaskan, kawasan Besuki selama ini terkesan terpinggirkan dan sudah lama tidak hidup. Karena itu, pemerintah berinisiatif melakukan revitalisasi agar Besuki kembali pada kejayaannya seperti dahulu.

“Yang dimaksud naik kelas itu adalah bagaimana mengembalikan sesuatu pada nilai historisnya untuk kembali dimunculkan,” ujarnya.

Bupati berharap harapan yang disampaikan Samsudin Adlawi dapat segera terwujud. Menurutnya, seluruh proses pembangunan membutuhkan waktu dan keyakinan agar hasilnya benar-benar dapat dirasakan masyarakat. “Berikan saya waktu untuk menyelesaikan persoalan ini. Kami memiliki cara tersendiri untuk mengembalikan kelasnya Situbondo. Insyaallah dalam lima tahun ke depan kita akan melihat Situbondo menjadi seperti apa,” jelasnya. (rif/pri)

Editor : Edy Supriyono
#situbondo #avj award 2026