Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Gelombang Pasang Rusak Rumah Warga di Pantai Landangan, Kapongan, Korban Enggan Mengungsi Karena Tak Punya Biaya

Moh Humaidi Hidayatullah • Jumat, 22 Mei 2026 | 20:04 WIB
BENCANA ALAM: Anggota BPBD Situbondo meninju rumah rusak di pinggir pantai Dusun Pesisir, Desa Landangan, Kecamatan Kapongan, Jumat (22/5). (HUMAIDI/JPRS)
BENCANA ALAM: Anggota BPBD Situbondo meninju rumah rusak di pinggir pantai Dusun Pesisir, Desa Landangan, Kecamatan Kapongan, Jumat (22/5). (HUMAIDI/JPRS)

RADARSITUBONDO.ID - Anggota BPBD Situbondo meninjau rumah rusak milik Sawi, 70, warga Dusun Pesisir, Desa Landangan, Kecamatan Kapongan, Jumat (22/5). Rumah yang berada di pinggir pantai tersebut rusak berat setelah dihantam ombak jumat lalu (21/5).

Koordinator BPBD Situbondo, Puriyono menegaskan, kejadian berlangsung sekitar pukul 10.00. Saat itu terjadi ombak besar menghantam bagian dapur rumah milik Sawi. Beruntung tidak tidak ada orang di dalam dapur saat kejadian.

"Hasil kaji cepat menunjukkan bangunan permanen milik warga mengalami rusak berat dengan taksiran kerugian sekitar Rp 6 juta," ujar Puriyono.

Saat ini BPBD telah melakukan beberapa langkah penanganan, meliputi peninjauan lokasi, koordinasi dengan pihak terkait, assessment kerusakan, serta memberikan imbauan kepada warga untuk meningkatkan kewaspadaan di tengah cuaca ekstrem.

“Kami mengimbau agar warga di pinggir pesisir lebih waspada. Saat ini musim  ekstrem, ombak besar dan angin besar kemungkinan terjadi. Setidaknya bila ombak sudah besar, warga diimbau segera meninggalkan rumah,” tegas Puriyono.

Sawi mengatakan rumah tersebut ditempati tiga jiwa. Dia tidak bisa meninggalkan tempat karena tidak memiliki modal untuk pindah lokasi. Apapun yang terjadi pasti bertahan di rumah tersebut. Apalagi sudah menempati bertahun-tahun.

“Kalau pindah lokasi tidak bisa. Harapannya ya semoga tidak ada abrasi lagi. Sebenarnya abrasi seperti ini memang sering terjadi. Tapi saya baru kena tahun ini,” pungkas Sawi. (hum/pri)

Editor : Edy Supriyono
#situbondo #bencana alam