Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Sekolah Rakyat di Situbondo Bisa Segera Dibangun, Tapi Harus Penuhi 2 Syarat Ini

Ahmad Rifa'ie • Minggu, 24 Mei 2026 | 20:07 WIB
PENANDA DESA: Gapura Desa Siliwung, Kecamatan Panji, yang menjadi lokasi terpilih pembangunan Program Sekolah Rakyat (SR), Minggu (24/5). (Ahmad Rifa
PENANDA DESA: Gapura Desa Siliwung, Kecamatan Panji, yang menjadi lokasi terpilih pembangunan Program Sekolah Rakyat (SR), Minggu (24/5). (Ahmad Rifa'ie/JPRS)

RADARSITUBONDO.ID - Pemkab Situbondo wajib memenuhi dua syarat agar pembangunan Sekolah Rakyat (SR) dapat segera direalisasikan. Yakni, akses jalan menuju lokasi dan ketersediaan air bersih.

Data yang dihimpun Koran ini, Kementerian Sosial akan segera membangun Sekolah Rakyat di Situbondo apabila pemerintah daerah telah memenuhi dua persyaratan tersebut. Saat ini, Dinas Sosial Situbondo telah menerima surat dari Kementerian Sosial terkait persyaratan yang harus dipenuhi dalam pelaksanaan pembangunan Sekolah Rakyat di daerah itu.

“Surat dari Kemensos sudah kami terima dan sudah kami sampaikan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Situbondo. Isinya terkait syarat pembangunan SR,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Situbondo, Viskanto Adi Prabowo

Viskanto, sapaan akrabnya, menambahkan bahwa isi surat tersebut memuat persyaratan wajib yang harus dipenuhi pemerintah daerah agar pembangunan Sekolah Rakyat dapat segera terealisasi di Situbondo. “Karena hal tersebut merupakan persyaratan wajib dari Kementerian Sosial, maka pemerintah daerah harus menyediakan dua syarat itu jika ingin gedung Sekolah Rakyat segera dibangun,” tambahnya.

Viskanto menjelaskan, pembangunan Sekolah Rakyat yang merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto mensyaratkan pembangunan akses jalan dari jalan utama menuju lokasi sekolah sekitar 50 meter, serta penyediaan akses air bersih. “Persyaratan yang harus dipenuhi yakni akses jalan masuk menuju lahan Sekolah Rakyat di Desa Siliwung, Kecamatan Panji, harus dibangun terlebih dahulu, termasuk akses air bersih ke lokasi pembangunan SR,” jelasnya.

Menurut Viskanto, pemenuhan dua persyaratan tersebut membutuhkan anggaran, khususnya untuk pembangunan jalan menuju lokasi Sekolah Rakyat. “Sehingga nantinya pembangunan Sekolah Rakyat dapat segera dilaksanakan,” ujarnya.

Viskanto menjelaskan, sebelumnya terdapat tiga lokasi yang menjadi pilihan Kementerian Sosial untuk pembangunan Sekolah Rakyat, yakni GOR Baluran, Kantor Liposos di Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, dan Desa Siliwung, Kecamatan Panji. “Ternyata yang disetujui dan sudah dilakukan survei oleh Kemensos adalah lahan seluas 9 hektare di Desa Siliwung, Kecamatan Panji,” ucapnya.

Menurutnya, karena lokasi yang disetujui berada di Desa Siliwung, pemerintah daerah telah menyiapkan lahan kosong seluas 9 hektare untuk pembangunan Sekolah Rakyat. Lahan tersebut juga telah disurvei dan disetujui oleh tim dari Kementerian Sosial.

Dia menambahkan, Sekolah Rakyat merupakan program pendidikan gratis berasrama sebagai upaya menekan angka kemiskinan ekstrem. Program tersebut diprioritaskan bagi siswa dari keluarga miskin ekstrem. “Sekolah Rakyat ini diprioritaskan bagi siswa miskin ekstrem sebagai upaya mengentaskan kemiskinan. Karena salah satu indikator kemiskinan adalah rendahnya tingkat pendidikan,” bebernya.

Viskanto juga mengungkapkan, Sekolah Rakyat akan menyediakan fasilitas lengkap mulai dari pendidikan formal jenjang SD hingga SMA, asrama, makan, pakaian, hingga layanan kesehatan gratis. “Mulai dari pendidikan formal seperti SD sampai SMA, asrama, makan, pakaian hingga layanan kesehatan gratis,” pungkasnya. (rif/ppri)

Editor : Edy Supriyono
#situbondo #sekolah rakyat