Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Mesin Perahu Mogok, Nelayan Jangkar Terombang Ambing di Laut

Moh Humaidi Hidayatullah • Selasa, 26 Mei 2026 | 18:42 WIB
KAUS KUNING: Kusnadi, 38, bercengkrama dengan anggota Satpolairud Polres Situbondo di pinggir laut Desa/Kecamatan Jangkar, Selasa (26/5). (HUMAIDI/JPRS)
KAUS KUNING: Kusnadi, 38, bercengkrama dengan anggota Satpolairud Polres Situbondo di pinggir laut Desa/Kecamatan Jangkar, Selasa (26/5). (HUMAIDI/JPRS)

RADARSITUBONDO.ID - Kusnadi, 38, nelayan Desa Jangkar, Kabupaten Situbondo, ditemukan dalam keadaan selamat, Rabu (26/5). Itu setelah dia dikabarkan hilang di perairan laut Sepudi, akibat mesin perahunya rusak di tengah laut, Senin lalu (25/5).

Koordinator BPBD Situbondo, Puriyono mengatakan, Senin lalu, sekitar pukul 04.30, Kusnadi berangkat melaut seorang diri  dari perairan Jangkar menggunakan perahu fiber bernama 'Bintang Timur'. Dia berencana memancing di Perairan Sapudi, Madura.

"Biasanya kalau berangkat pagi pulang pukul 17.20. Namun hingga malam hari tak kunjung pulang. Akhirnya Kusnadi dikabrakan hilang," ucap Puriyono.

Kata dia, setelah mendapat laporan ada nelayan tak kunjung pulang, anggota BPBD bergerak melakukan pencarian menggunakan empat perahu hingga pukul 20.00.

"Nelayan setempat sempat melakukan pencarian malam hari. Tapi tak menemukan hasil," kata Puriyono.

Disebutkan, Kusnadi baru ditemukan pagi hari di perairan Sepudi. Ditemukan nelayan yang kebetulan melintas. Selanjutnya langsung dievakuasi ke pinggir laut Jangkar.

"Kusnadi ditemukan terombang-ambing di tengah laut gara-gara mesin perahu mati. Ya semalaman bertahan hidup di tengah laut," ucap Puriyono.

Kata dia, Kusnadi ditemukan dalam keadaan sehat dan sudah pulang ke rumah keluarga setelah dilakukan pemeriksaan di Puskesmas terdekat.

"Laka laut yang dialami Kusnadi menjadi peringatan bagi nelayan lain. Setidaknya jika melaut tetap membawa ponsel agar bisa komunikasi dengan orang rumah apabila terjadi kendala di tengah laut," tutup Puriyono. (hum/pri)

Editor : Edy Supriyono
#situbondo #satpolairud #nelayan situbondo #nelayan selamat