Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Nelayan Mabuk Ngamuk, Istri Dipukuli, Rumah Dihancurkan

Moh Humaidi Hidayatullah • Kamis, 28 Mei 2026 | 19:22 WIB
LUKA BERAT: Ansori, 31, warga Kampung Pesisir, Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, dievakuasi tim medis RSUD Situbondo, Senin lalu (25/5). (HUMAIDI/JPRS)
LUKA BERAT: Ansori, 31, warga Kampung Pesisir, Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, dievakuasi tim medis RSUD Situbondo, Senin lalu (25/5). (HUMAIDI/JPRS)

RADARSITUBONDO.ID - Ansori, 31, warga Kampung Pesisir, Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan masih terbaring di RSUD Situbondo, Kamis (28/5). Dia mengalami luka di kaki akibat menendang jendala rumah milik istri sirinya, Indawati, 42, Senin lalu (25/5). Tindakan arogan tersebut diduga kuat akibat pengaruh minuman keras (miras).

Peristiwa bermula saat Ansori pulang ke rumah istri siri dalam kondisi mabuk, usai menggelar pesta miras bersama sejumlah temannya. Begitu tiba di rumah, pasutri tersebut terlibat cekcok mulut hingga berujung pada aksi penganiayaan.

"Kasihan sama istrinya. Dihajar bagian wajahnya. Habis itu Ansori ngamuk sampai menghancurkan perabotan rumah dan menendang kaca. Itu kakinya luka akibat ulahnya sendiri," ujar salah satu tetangga Indawati, Kamis (28/5).

Saksi yang enggan namanya disebutkan dalam pemberitaan mengaku, Ansori memang kerap meresahkan masyarakat saat berada di bawah pengaruh alkohol. Sudah sekian kali pulang dalam keadaan mabuk hingga mengganggu ketenangan warga sekitar.

"Beberapa hari sebelum kejadian, Ansori juga mabuk dan sempat mengancam warga. Makanya, kalau dia mabuk sangat meresahkan warga di Dusun Karang Sari," ujarnya.

Kapolsek Panarukan AKP Harsono, sudah mendengar kasus kekerasan dalam rumah tangga tersebut. Namun polisi belum melakukan upaya pemeriksaan. Sebab belum ada laporan resmi dari korban. Apalagi konflik rumah tangga.

"Terlapor masih menjalani perawatan di rumah sakit, kami belum bisa memeriksa lebih dalam terkait motif pastinya. Dugaan sementara, pelaku bertindak murni akibat pengaruh miras," tutup AKP Harsono. (hum/pri)

Editor : Edy Supriyono
#situbondo #nelayan #kdrt