RADARSITUBONDO.ID - Nur, 45, seorang pembantu rumah tangga, terjatuh ke dalam Septictank di rumah milik Ana, 50, di Desa Awar-awar, Kecamatan Asembagus, Jumat (29/5). Akibat insiden tersebut, perempuan asal Desa/Kecamatan Asembagus, mengalami luka-luka.
Koordinator BPBD Situbondo, Puriyono menerangkan, sekitar pukul 15.30, Nur sedang membersihkan pekarangan belakang rumah milik Ana. Kebetulan rumah tersebut sudah tidak ditempati sejak 2019 karena pemilik pindah ke Surabaya.
“Informasi yang kami terima, hari ini (kemarin) dibersihkan karena pemilik rumah bakal pulang dalam waktu dekat,” ujar Puriyono.
Begitu Nur membersihkan serpihan sampah di atas penutup septictank dari cor semen, tiba-tiba langsung ambruk. Nur yang terjatuh ke lubang berdiameter kurang lebih satu meter langsung berteriak minta tolong.
“Saat di dalam septictank dia (Nur) teriak-teriak minta tolong. Selanjutnya warga yang dengar berdatangan dan langsung menghubungi petugas Damkar wilayah Asembagus,” tutur Puriyono.
Kata dia, tim gabungan dari Damkar Asembagus, Satpol PP, BPBD, TNI-Polri, Tagana, Pemdes Awar-awar, dan warga setempat langsung melakukan evakuasi. Kendalanya, diameter lubang sempit dan tubuh korban cukup besar, sehingga proses evakuasi memakan waktu.
“Prosesnya evakuasi memakan waktu, karean lubang sempit dan yang jatuh cukup besar. Proses evakuasi selesai sekitar pukul 16.20,” tegas Puriyono.
Untuk pertolongan pertama, Nur langsung dibawa ke RSUD Asembagus menggunakan ambulans untuk penanganan medis. “Nur dievakusi dalam keadaan sadar, dan hanya mengalami luka ringan,” tutup Puriyono. (hum/pri)
Editor : Edy Supriyono