RADARSITUBONDO.ID -Tito, 55, warga Kabupaten Malang, diduga kuat jatuh dari atap pembangunan KDMP di Desa Tenggir, Kecamatan Panji, Senin (1/6). Akibat kecelakaan kerja tersebut, korban meninggal dunia.
Informasi dihimpun jurnalis Jawa Pos Radar Situbondo, Tito sedang sibuk memasang spandek/seng. Di tengah pekerjaan Tito jatuh dari atas atap hingga mengalami luka parah. Selanjutnya langsung dievakuasi ke RSUD Situbondo.
“Kejadian sekitar pukul 11.30. Begitu jatuh langsung dievakuasi ke RSUD Situbondo oleh teman-temannya. Saat di lokasi masih hidup. Tapi nyawanya tidak bisa diselamatkan. Meninggal di RSUD Situbondo,” tutur salah satu warga yang enggan namanya disebut.
Kata dia, Tito bekerja tidak menggunakan atribut lengkap. Hal itu sudah biasa dilakukan pekerja di sejumlah lokasi pembangunan KDMP. “Rata-rata tukang yang kerja di pembangunan KDMP kan emang tidak pakai atribut K3. Ya sudah takdirnya pak Tito,” katanya.
Pria berbadan kekar itu menegaskan, jenazah Tito sudah diantarkan ke rumah duka di Kabupaten Malang. “Jenazah sudah diantarkan ke rumah duka. Dia (Tito) asli orang malang. Tiap hari tinggal di kontrakan di kelurahan dawuhan, kecamatan/kota situbondo,” tegasnya.
Pria yang memliki usaha material pembangunan tersebut berharap agar pekerjaan KDMP dijaga dengan ketat. Minimal kesalamatan pekerja bisa terjamin. “Kejadian ini peringatan bagi pekerja yang lain agar lebih hati-hati dalam bekerja,” cetunya.
Kapolsek Panji AKP Nanang saat dikonfirmasi mengaku belum mendapat laporan tentang keberadaan korban yang mengalami kecelakaan kerja. “Terimakasih infonya, saya tidak tahu,”kata AKP Nanang saat ditanya informasi keberadaan kecelakaan kerja di Desa Tenggir. (hum/pri)
Editor : Edy Supriyono