RADARSITUBONDO.ID - Tabrakan beruntun antara truk dan minibus terjadi di jalan Raya Desa Curah Kalak, Kecamatan Jangkar, Jumat (5/6). Akibat insiden tersebut tiga sopir mengalami luka-luka dan kondisi jalan pantura macet panjang.
Informasi dihimpun jurnalis Jawa Pos Radar Situbondo, kecelakaan terjadi sekitar pukul 12.00. Itu bermula dari Truk Box bernopol L 8531 UP yang dikemudi Panca, 22, warga Kabupaten Gersik, melaju dari barat ke timur.
Begitu tiba di tempat kejadian perkara (TKP), Panca mencoba mendahului Truk Box bernopol B 9642 UO yang dikemudi MA, 46, warga Malang. Begitu menyalip, dalam waktu bersamaan minibus nopol G 1492 QB yang dikemudi ARSP, 29, warga Kabupaten Probolinggo, melaju dari arah berlawanan, sehingga terjadi tabrakan beruntun.
“Saya mencoba untuk mendahului, tapi tidak nutut karena ada minibus dari arah berlawanan,” kata Panca.
Dia mengaku, pada saat menyalip, kondisi Minibus terlihat lirih dan masih jauh. Bahkan mengira kalau sopir minibus bakal membukakan jalan agar truk dia bisa mendahului. Ternyata tidak, minibus malah tambah tancap gas.
“Kepala truk milik saya sudah berhasil menyalip dan serong ke keri. Tapi minibus itu menghantam bak truk saya,” ucap Panca.
Taufik salah satu pengemudi motor mengatakan, akibat kecelakaan tersebut, jalan pantura macet panjang. Sebab truk dan minubus melintang di jalan dan sulit dievakuasi. Terbukti anggota satlantas harus menurunkan alat berat untuk melakukan evakuasi kendaraan yang trelibat laka. “Macetnya panjang, banyak truk antre sampai 30 menit,” tegas Taufik.
Kanitlaka Polres Situbondo, IPTU Hariyanto, mengatakan, untuk korban yang mengalami luka-luka ringan hanya penumpang minibus. Untuk dugaan sementara, penyebab lakalantas adalah pengemudi truk yang kuranh hati-hati saat mendahului kendaraan di depannya. “Yang mengalami luka-luka ringan hanya penumpang minibus sebanyak tiga orang. Tidak ada yang meninggal,” kata Hariyanto, singkat. (hum/pri)
Editor : Edy Supriyono