Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Rumah Dua Lantai di Banyuputih Ludes Terbakar, Uang Tunai Rp170 Juta Ikut Hangus

Ahmad Rifa'ie • Senin, 8 Juni 2026 | 20:45 WIB
DILALAP SI JAGO MERAH: Rumah lantai dua di Dusun Randu Agung, Desa/Kecamatan Banyuputih, terbakar pada Minggu (7/6). Korban mengalami kerugian Rp 470 juta. (Ahmad Rifa
DILALAP SI JAGO MERAH: Rumah lantai dua di Dusun Randu Agung, Desa/Kecamatan Banyuputih, terbakar pada Minggu (7/6). Korban mengalami kerugian Rp 470 juta. (Ahmad Rifa'ie/JPRS)

RADARSITUBONDO.ID – Sebuah rumah dua lantai milik H. Erwan Darmawan, 48, warga Dusun Randu Agung, Desa Banyuputih, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, hangus terbakar. Kebakaran tersebut tidak hanya menghanguskan bangunan rumah beserta isinya, tetapi juga uang tunai senilai Rp 170 juta yang disimpan di dalam rumah.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (7/6). Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik di ruang tamu. Sejumlah barang berharga serta uang tunai ikut terbakar. Total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp470 juta.

"Rumah permanen berukuran sekitar 28 meter x 20 meter mengalami kerusakan berat. Total kerugian akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp 470 juta," kata Kasubag Umum Damkar Situbondo, Hidayat, Senin (8/6).

Menurut dia, kerugian tersebut meliputi bangunan rumah dan perabotan yang ditaksir sekitar Rp 300 juta, serta uang tunai sebesar Rp 170 juta yang ikut hangus terbakar. "Meski mengalami kerugian cukup besar, beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.45 WIB," tambahnya.

Hidayat menjelaskan, sebelum kejadian sekitar pukul 12.10 WIB, pemilik rumah sedang berada di sawah untuk beraktivitas seperti biasa. Tidak lama kemudian, ia mendapat kabar dari warga bahwa rumahnya terbakar. "Pemilik rumah baru mengetahui rumahnya terbakar setelah mendapat informasi dari warga sekitar. Saat itu, korban berada di sawah yang tidak jauh dari kediamannya," jelasnya.

Sebelum mobil pemadam kebakaran dari Pos Damkar Asembagus tiba di lokasi, warga sekitar lebih dulu bergotong royong memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran. "Sementara itu, anggota keluarga yang berada di dalam rumah berhasil menyelamatkan diri setelah mengetahui kobaran api semakin membesar," ujarnya.

Meski kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut. "Penyebab kebakaran memang diduga berasal dari korsleting listrik di ruang tamu. Namun, penyebab pastinya masih dalam penyelidikan oleh pihak kepolisian," pungkasnya. (rif/pri)

Editor : Edy Supriyono
#damkar situbondo #kebakaran