Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Viral Hina Tuhan di Facebook, Warga Panarukan Digrebek Polisi-TNI, Ternyata Alami Gangguan Jiwa

Moh Humaidi Hidayatullah • Rabu, 10 Juni 2026 | 20:02 WIB
RESPON KELUHAN WARGA: Anggota Polsek Panarukan dan Babinsa mendatangi rumah Agus Mandani, warga Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, Senin lalu (8/6). (HUMAIDI/JPRS)
RESPON KELUHAN WARGA: Anggota Polsek Panarukan dan Babinsa mendatangi rumah Agus Mandani, warga Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, Senin lalu (8/6). (HUMAIDI/JPRS)

RADARSITUBONDO.ID - Ciutan Agus Mandani warga Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, melalui akun Facebook pribadinya, mengundang kemarahan warga. Sebab, dia mencaci tuhan sebagai penggila seksual. Begitu digrebek, ternyata pelaku mengalami gangguan jiwa.

Status Facebook Agus Mandani yang dibuat sejak tahun 2024 tampak memposting status yang kontroversial. Salah satunya menyebut tuhan sebagai kotoran, tuhan penggila seksual, hingga menjelekkan nama tokoh di salah satu pesantren di Situbondo.

Beragam status di media sosial tersebut membuat warga resah  hingga diadukan ke anggota Polsek Panarukan. Polisi dan TNI langsung gerak cepat mendatangi kediaman Agus Mandani di Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan.

“Kami sudah mendatangi rumah pemilik akun Facebook Agus Mandani, Senin lalu (8/6) setelah mendapat pengaduan dari sejumlah warga,” ungkap Kapolsek Panarukan AKP Harsono, Rabu (10/6).

Kata dia, pihaknya sudah mengintrogasi Agus. Ternyata terduga pelaku penistaan agama tersebut mengalami gangguan jiwa. Sebab saat diajak komunikasi memang tidak nyambung. Jawabannya ngelantur.

“Ternyata Agus ini memang mengalami gangguan jiwa dan pernah mengalami perawatan intensif,” ucap Harsono.

Kata dia, postingan yang meresahkan warga sudah dihapus. Yang bersangkutan juga sudah dijaga ketat oleh pihak keluarga agar tidak bermain ponsel. “Rencana besok (hari ini) akan dibawa ke dokter spesialis kejiwaan,” tegas Harsono.

Dia mengimbau agar warga tidak terpancing emosi dengan ulah Agus. Pengguna medsos yang aktif di Facebook diminta tidak meladeni unggahan status milik Agus.

“Kami ucapkan terimakasih pada warga yang sudah mengadu kepada kami, sehingga kami bisa melakukan upaya untuk menemui Agus,” tutup Harsono. (hum/pri)

Editor : Edy Supriyono
#situbondo #hina tuhan #odgj