RADARSITUBONDO.ID – IHC RS Elizabeth menggelar kegiatan penanaman pohon sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian lingkungan serta upaya menciptakan lingkungan yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan, Rabu (10/6). Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.
Penanaman pohon merupakan bagian dari tanggung jawab sosial rumah sakit dalam mendukung program pelestarian lingkungan sekaligus mengajak seluruh insan rumah sakit untuk berperan aktif menjaga kelestarian alam agar keberlanjutan dan kehijauan lingkungan tetap terjaga. “Melalui momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, kami melakukan penanaman pohon bersama karena kesehatan manusia tidak dapat dipisahkan dari kesehatan lingkungan,” kata Direktur IHC RS Elizabeth, dr. M. Syamsul Arifin.
Dia mengatakan, penanaman pohon merupakan langkah sederhana namun memiliki manfaat besar dalam menciptakan lingkungan yang asri serta memberikan nilai keberlanjutan bagi masa depan masyarakat. “Penanaman pohon ini menjadi langkah sederhana namun bermakna dalam menciptakan lingkungan yang lebih asri dan berkelanjutan bagi generasi mendatang,” tambahnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga sejalan dengan semangat Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengambil tindakan nyata dalam menjaga bumi. “IHC RS Elizabeth akan terus berkomitmen mendukung berbagai program yang berorientasi pada kesehatan lingkungan sebagai bagian dari upaya mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, jajaran manajemen rumah sakit melakukan penanaman empat bibit tanaman produktif yang terdiri atas satu bibit durian Musang King dan tiga bibit alpukat.
“Penanaman dilakukan di area lingkungan rumah sakit sebagai simbol kepedulian terhadap masyarakat, sekaligus upaya menjaga ekosistem dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup,” tegasnya.
Syamsul Arifin menjelaskan, pemilihan tanaman durian Musang King dan alpukat tidak hanya bertujuan untuk penghijauan, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang melalui hasil buah yang dapat dinikmati pada masa mendatang.
“Selain berfungsi sebagai penyerap karbon dan penghasil oksigen, pohon-pohon tersebut diharapkan dapat mempercantik lingkungan rumah sakit serta memberikan nilai edukasi bagi masyarakat sekitar,” pungkasnya. (rif/pri)
Editor : Edy Supriyono