Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

TPA Siliwung Situbondo Terbakar Hebat, Kobaran Api Capai 5 Meter dan Asap Tebal Bikin Geger

Ahmad Rifa'ie • Jumat, 12 Juni 2026 | 20:23 WIB
BERASAP: Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Situbondo memadamkan kobaran api di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Desa Sliwung, Kecamatan Panji, Situbondo, Kamis (11/6) sore. (Ahmad Rifa
BERASAP: Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Situbondo memadamkan kobaran api di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Desa Sliwung, Kecamatan Panji, Situbondo, Kamis (11/6) sore. (Ahmad Rifa'ie/JPRS)

RADARSITUBONDO.ID – Kebakaran melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sliwung, Kecamatan Panji, Situbondo, Jumat (12/6) sore. Tinggi kobaran api dilaporkan mencapai lima meter. Menimbulkan kepulan asap tebal. Dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.

Kasubag Umum Damkar Situbondo, Dayat, mengatakan kebakaran diduga terjadi akibat faktor panas, bukan karena unsur kesengajaan. Dia menegaskan bahwa TPA tidak boleh dibakar karena dapat menimbulkan dampak yang lebih besar.  Proses pemadaman juga sulit. "Kebakaran itu diduga karena faktor panas, bukan disengaja. Yang jelas, TPA di sana tidak boleh dibakar atau sengaja dibakar," kata Dayat, Jumat (12/6).

Menurut Dayat, area yang terbakar mencapai sekitar 15 meter dengan tinggi kobaran api sekitar lima meter. Ia menduga kebakaran sudah berlangsung selama beberapa jam sebelum petugas pemadam tiba di lokasi. "Kalau TPA sampai terjadi kebakaran besar seperti beberapa tahun lalu, tentu bisa berdampak buruk karena memang lokasi seperti ini tidak boleh terbakar," tambahnya.

Dayat menjelaskan, berdasarkan kronologi awal, kebakaran kemungkinan dipicu oleh sumber panas seperti bara api atau benda lain yang memicu munculnya percikan api di tumpukan sampah. Akibatnya, api dengan cepat membesar hingga membakar area cukup luas.

Meski tidak menimbulkan dampak langsung terhadap permukiman karena lokasi TPA berada cukup jauh dari rumah warga, kepulan asap tebal berpotensi mengganggu masyarakat yang tinggal di wilayah sekitar. "Kalau dampak langsung memang tidak ada karena jauh dari permukiman. Tetapi kepulan asapnya bisa mengarah ke kawasan permukiman yang berada di bawah lokasi TPA," jelasnya.

Dayat menambahkan, aktivitas pembuangan sampah tetap berjalan karena kebakaran dinilai masih dalam skala terbatas dan tidak mengganggu operasional secara keseluruhan. Mengingat TPA Sliwung merupakan satu-satunya lokasi pembuangan akhir sampah di Situbondo, proses pemadaman harus segera dilakukan agar api tidak merembet ke area yang lebih luas. "Proses pemadaman diperkirakan membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga jam. Kalau kebakaran besar seperti dulu, pemadamannya bisa sampai hampir tiga hari," ujarnya.

Dayat berharap kejadian serupa tidak terulang kembali. Menurutnya, pengawasan dan pengecekan rutin perlu dilakukan untuk mengantisipasi munculnya titik api yang dapat memicu kebakaran lebih besar. "Kami mengimbau agar selalu dilakukan pengecekan. Jika terlihat percikan api, sekecil apa pun, segera ditangani agar tidak berkembang menjadi kebakaran besar. TPA harus terus dijaga dan diawasi," pungkasnya. (rif/pri)

Editor : Edy Supriyono
#situbondo #TPA Sliwung #damkar situbondo #kebakaran