RADARSITUBONDO.ID - Cuaca ekstrem berupa angin kencang terjadi di Desa Perante, Kecamatan Asembagus, sekitar pukul 13.50, Selasa (16/6). Peristiwa Itu mengakibatkan atap rumah permanen ukuran 8x6 meter milik Meiri Rahayu Wulandari, 40, berterbangan.
Saat kejadian, Maisari dan keluarga sedang berada di dapur. Begitu mendengar ada benda yang berjatuhan langsung lari ke luar untuk menghindari reruntuhan asbes rumah.
“Tidak ada korban luka maupun jiwa. Saat kejadian, 1 KK 3 jiwa yang berada di dalam rumah berhasil menyelamatkan diri,” ungkap Puriyono, Koordinator BPBD Situbondo.
Dia mengatakan, BPBD Situbondo bersama TRC, Tagana, Polsek, Koramil, dan Satpol PP, sudah turun ke lokasi. Petugas juga langsung melakukan kaji cepat, koordinasi.
”Kerusakan berupa asbes, kayu, perabotan rumah tangga, dan lainnya. Total kerugian ditaksir Rp 8 jutaan," cetus Puriyono.
Dia juga mengimbau agar warga selalu waspada. Sebab, dalam satu pekan ini sudah ada dua kejadian angin besar yang mengakibatkan rumah milik warga mengalami kerusakan.
Pekan lalu (13/6) terjadi di Kecamatan Banyuputih dan menyebabkan kerusakan dapur milik nenek Mariyani, 60.
“Kami memberi imbauan kewaspadaan karena cuaca ekstrem angin kencang sering terjadi di wilayah timur kota situbondo,” tutup Puriyono. (hum/pri)
Editor : Edy Supriyono