Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Pembangunan Bandara KASA Situbondo Sepi Aktivitas, Dandim Tegaskan Bukan Mangkrak: Tahap Kedua Dimulai Agustus

Ahmad Rifa'ie • Kamis, 18 Juni 2026 | 21:06 WIB
SEPI: Suasana proyek pembangunan Bandara Kiai As
SEPI: Suasana proyek pembangunan Bandara Kiai As'ad Syamsul Arifin (KASA) tidak ada aktivitas pembangunan, Kamis (18/6). Proyek di kawasan Pantai Banongan, Desa Wringinanom, Kecamatan Asembagus ini belum rampung. (Ahmad Rifa'ie/JPRS)

RADARSITUBONDO.ID – Sejumlah warga Situbondo mempertanyakan kelanjutan pembangunan Bandara Kiai As'ad Syamsul Arifin (KASA) yang dalam beberapa bulan terakhir tidak ada aktivitas. Pasalnya, proyek pembangunan berskala besar tersebut tampak sepi. Ada anggapan bahwa proyek yang ditargetkan rampung tiga hingga lima tahun ke depan, itu mangkrak.

Pantauan Jawa Pos Radar Situbondo di lokasi pembangunan, Kamis (18/6), tampak tidak ada aktivitas pekerja proyek. Area yang sebelumnya ramai dengan aktifitas ratusan pekerja dan sejumlah alat berat kini tampak lengang tanpa kegiatan pembangunan.

Salah seorang warga yang kerap melintas di sekitar lokasi mengatakan, sudah cukup lama tidak terlihat aktivitas pembangunan di kawasan tersebut. Menurutnya, progres pembangunan juga masih belum selesai karena baru terdapat beberapa bangunan dan landasan pacu pesawat (runway).

“Setiap hari saya melintas di sini. Memang sudah lama tidak ada aktivitas pembangunan. Saya tidak tahu penyebabnya,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Situbondo, Kamis (18/6).

Dia menilai pembangunan bandara tersebut masih jauh dari kata selesai. Selain direncanakan sebagai bandara, kawasan itu juga akan digunakan sebagai sarana latihan militer.

“Kalau melihat kondisinya sekarang, rasanya belum selesai. Bandara tentu membutuhkan banyak bangunan dan infrastruktur pendukung lainnya. Jadi menurut saya masih banyak yang harus dikerjakan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Permukiman (PUPP) Kabupaten Situbondo, Abdul Kadir, mengaku belum mengetahui secara detail perkembangan terbaru proyek tersebut. Namun, menurutnya pembangunan sarana militer dan bandara umumnya dilakukan secara bertahap dalam jangka waktu beberapa tahun. “Informasi detailnya saya kurang memahami. Namun yang saya ketahui, pembangunan sarana militer di sana memang direncanakan secara bertahap selama beberapa tahun, dimulai dari pembangunan bandara,” ujarnya.

Selain itu, Dandim 0823 Situbondo Letkol Inf Ferry Ardian menegaskan bahwa pembangunan Bandara KASA bukan mangkrak ataupun dihentikan. Menurutnya, proyek tersebut memang dilaksanakan dalam beberapa tahapan dan saat ini tahap pertama telah selesai sesuai target. “Proyek KASA dilaksanakan secara bertahap. Tahap pertama berupa pembangunan runway dan pagar keliling telah selesai dikerjakan sekitar April lalu,” ujarnya.

Dandim menjelaskan, setelah tahap pertama rampung, proyek akan memasuki tahap berikutnya yang diperkirakan dimulai pada Agustus mendatang. Sebelum pekerjaan dilanjutkan, akan dilakukan proses tender di tingkat Kementerian Pertahanan untuk menentukan pelaksana pembangunan tahap kedua.

“Jadi bukan dihentikan atau mangkrak. Tahap pertama memang sudah selesai. Selanjutnya akan ada proses tender di Kementerian Pertahanan untuk menentukan kontraktor yang melanjutkan pembangunan tahap kedua,” jelasnya.

Dia menambahkan, pembangunan Bandara KASA direncanakan berlangsung hingga lima tahap dan ditargetkan dapat diselesaikan dalam waktu tiga hingga lima tahun ke depan. Dengan demikian, kondisi lokasi yang saat ini terlihat sepi merupakan bagian dari proses transisi menuju tahapan pembangunan berikutnya. (rif/pri)

Editor : Edy Supriyono
#situbondo #bandara KASA