Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Pop Culture Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling ZodiPedia

Bandara KASA Situbondo Telan Rp 1,7 Triliun, Didanai Amerika Serikat dan Disiapkan Jadi Pusat Latihan Internasional

Ahmad Rifa'ie • Kamis, 25 Juni 2026 | 20:16 WIB
MULTI YEARS: Kondisi proyek pembangunan Bandara Kiai As
MULTI YEARS: Kondisi proyek pembangunan Bandara Kiai As'ad Syamsul Arifin (KASA) di kawasan Pantai Banongan, Desa Wringinanom, Kecamatan Asembagus, Kamis (18/6).

RADARSITUBONDO.ID – Pembangunan Bandara Kiai As'ad Syamsul Arifin (KASA) merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) di bawah Kementerian Pertahanan Republik Indonesia. Proyek senilai Rp 1,7 triliun tersebut didanai melalui kerja sama dengan Amerika Serikat.

Pengerjaan yang dimulai sejak Desember 2025 telah merampungkan tahap pertama. Pada tahap ini, pekerjaan itu difokuskan pada pembangunan runway atau landasan pacu pesawat. Anggaran pembangunan tersebut tidak berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), melainkan dari kerja sama dengan pihak luar negeri.

"Iya, anggarannya sesuai yang diberitakan, yakni Rp 1,7 triliun, bantuan dari luar negeri, Amerika Serikat," kata Komandan Kodim 0823 Situbondo, Letkol Infanteri Ferry Ardian.

Dia menambahkan, selain dibangun sebagai bandara, kawasan tersebut juga akan dijadikan lokasi latihan militer internasional. Karena itu, fasilitas tersebut nantinya tidak hanya digunakan oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI), tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk latihan bersama tingkat regional, multinasional, hingga internasional.

"Karena nantinya akan digunakan sebagai tempat latihan internasional, jadi nantinya yang menggunakan fasilitas latihan itu bukan hanya tentara Indonesia," tambahnya.

Menurut Letkol Ferry, anggaran Rp1,7 triliun tersebut dialokasikan untuk seluruh tahapan pembangunan Bandara KASA hingga selesai. Proyek tersebut direncanakan rampung dalam kurun waktu tiga hingga lima tahun ke depan.

Oleh karena itu, pembangunan tidak mangkrak ataupun dihentikan, melainkan sedang memasuki tahapan berikutnya. "Anggaran itu untuk seluruh tahapan pembangunan, mulai dari tahap awal hingga selesai," ujarnya.

Dia menjelaskan, setelah tahap pertama rampung, proyek akan dilanjutkan ke tahap kedua yang dijadwalkan mulai Agustus 2026. Saat ini, pemerintah pusat masih menjalankan proses tender untuk menentukan pelaksana konstruksi berikutnya.

"Jadi bukan diberhentikan. Memang saat ini di lapangan tidak ada aktivitas konstruksi karena proses tender sedang berjalan di Jakarta. Saat ini sedang masa transisi mitra pelaksana," jelasnya.

Lebih lanjut, Letkol Ferry mengatakan pembangunan Bandara KASA direncanakan berlangsung dalam lima tahap dan ditargetkan selesai dalam waktu tiga hingga lima tahun ke depan. Karena itu, kondisi lokasi proyek yang saat ini terlihat sepi merupakan bagian dari proses transisi menuju tahapan pembangunan berikutnya.

"Tidak ada kendala. Semuanya sedang berproses, termasuk penyerahan lahan kepada pemerintah daerah," pungkasnya. (rif/pri)

Editor : Edy Supriyono
#situbondo #Amerika Serikat #bandara KASA