Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Pop Culture Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling ZodiPedia

Tragis! Usai Ikut Ritual Adat Bakungan, Pria Asal Banyuwangi Tenggelam di Pantai Bama Banyuputih

Moh Humaidi Hidayatullah • Rabu, 1 Juli 2026 | 20:08 WIB
LAKA LAUT: Anggota BPBD Situbondo melakukan pencarian orang tenggelam di Pantai Bama, Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Rabu (1/6). (HUMAIDI/JPRS)
LAKA LAUT: Anggota BPBD Situbondo melakukan pencarian orang tenggelam di Pantai Bama, Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Rabu (1/6). (HUMAIDI/JPRS)

RADARSITUBONDO.ID - Anggota Badan Penanggulangam Bencana Daerah (BPBD) Situbondo melakukan pencarian korban tenggelam di Pantai Bama, Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Rabu (1/7). Itu setelah mereka mendapat laporan bahwa Maman Wahyudi, 30, warga Desa Watu Ulo Bakungan, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, tenggelam sejak selasa lalu (30/6).

Koordinator Pusdalop BPBD Situbondo, Puriyono mengatakan, semula Maman beserta rombongan mengikuti ritual adat bakungan. Kebetulan dilaksankana di Pantai Bama. Begitu acara selesai, Maman berpisah dengan rombongan untuk memancing ke tengah laut.

“Maman ini memancing ke arah utara sekitar 500 meter dari bibir pantai. Karena air surut korban berjalan kaki ke tengah dan tiba - tiba terpeleset ke palung dan tenggelam,” ujar Puriyono.

Pada saat Maman tenggelam, teman-temanya sudah berupaya melakukan pencarian hingga matahari tenggelam. Namun tidak ada hasil. Diduga kuat maman terbawa arus ke tengah laut.

“Karena korban tidak ditemukan, salah satu dari rombongan ada yang menghubungi petugas TN Baluran. Selanjutnya anggota TN Baluran meminta bantuan tim SAR Banyuwangi,” ucap Puriyono.

Dia menegaskan, pencarian di hari ke dua belum berhasil menemukan korban. Padahal tim SAR sudah bolak balik di area pantai Bama.

“Pencarian dari pagi hingga sore belum ada hasil. Besok (hari ini) kami bakal melakukan pencarian kembali,” tutup Puriyono. (hum/pri)

Editor : Edy Supriyono
#situbondo #tenggelam #pemancing