RADARSITUBONDO.ID – Kobaran api melalap habis rumah milik Hadi Prayitno, 57, warga Desa Paowan, Kecamatan Panarukan, Kamis malam (2/7) sekitar pukul 23.30. Saat kebakaran terjadi, rumah permanen berukuran 7 x 4 meter itu dalam kondisi kosong karena pemiliknya sedang bermalam di rumah anaknya yang berjarak sekitar 50 meter dari lokasi. Seluruh bangunan beserta isinya hangus, dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp20 juta.
Peristiwa kebakaran tersebut sontak menggegerkan warga sekitar. Api pertama kali diketahui oleh Suherman, 65, tetangga korban yang sedang melintas di depan rumah. Melihat kobaran api membesar dari dalam bangunan, ia langsung berteriak meminta pertolongan warga.
Dalam hitungan menit, warga berdatangan ke lokasi untuk membantu sekaligus menghubungi petugas pemadam kebakaran. Dua unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Situbondo kemudian diterjunkan ke lokasi untuk mengendalikan api agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya.
Koordinator BPBD Situbondo, Puriyono, menjelaskan bahwa Hadi memang tidak berada di rumah saat kejadian. Menurutnya, korban memiliki kebiasaan bermalam di rumah anaknya karena setiap malam harus menjemput istrinya yang bekerja di pabrik Hongxin.
"Pak Hadi memang biasa tidur di rumah anaknya karena setiap malam harus menjemput istrinya yang bekerja di pabrik Hongxin," ujar Puriyono, Jumat (3/7).
Petugas pemadam berhasil memadamkan kobaran api setelah melakukan proses pemadaman dan pembasahan. Namun, bangunan rumah beserta seluruh barang di dalamnya sudah telanjur habis dilalap si jago merah.
"Beberapa menit setelah laporan diterima, dua unit mobil Damkar tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman. Api berhasil dipadamkan, tetapi seluruh isi rumah sudah ludes terbakar. Kerugian diperkirakan sekitar Rp20 juta," jelasnya.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui. BPBD belum dapat memastikan sumber api yang memicu kebakaran tersebut. Aparat kepolisian dari Polsek Panarukan masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab insiden itu.
"Penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan," pungkas Puriyono.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena rumah sedang tidak dihuni saat api mulai berkobar. Meski demikian, korban harus kehilangan tempat tinggal beserta seluruh harta benda yang berada di dalam rumah akibat kebakaran yang terjadi menjelang tengah malam itu. (hum/pri)
Editor : Edy Supriyono