RADARSITUBONDO.ID – Antusiasme ratusan warga yang memadati Alun-alun Situbondo untuk menyaksikan laga Piala Dunia antara Argentina melawan Swiss mendadak berubah menjadi kepanikan. Mobil videotron milik Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Situbondo tiba-tiba mengeluarkan kepulan asap tebal saat pertandingan masih berlangsung, Minggu (12/7).
Insiden tersebut terjadi ketika pertandingan memasuki penghujung babak pertama. Kepulan asap yang keluar dari area mobil videotron membuat sebagian penonton berlarian menjauh karena khawatir terjadi kebakaran atau ledakan.
Salah seorang warga, Fathor Rozi, mengaku memilih meninggalkan lokasi setelah melihat asap pekat keluar dari kendaraan yang digunakan sebagai media layar raksasa untuk kegiatan nonton bareng (nobar).
"Asap tebal keluar dari dalam videotron. Warga yang nonton Piala Dunia banyak yang kabur. Mereka menghindar. Saya juga tidak berani mendekat, takut meledak," ujarnya.
Rozi yang merupakan pendukung Timnas Argentina mengatakan, insiden tersebut terjadi ketika suasana pertandingan sedang memanas. Saat itu Argentina telah unggul 1-0 atas Swiss sehingga perhatian penonton sepenuhnya tertuju ke layar videotron.
Namun, kepulan asap yang terus membesar membuat suasana berubah. Banyak warga memilih meninggalkan lokasi dan mencari tempat nobar lain.
"Begitu ada insiden saya langsung cari rute tempat nobar lain. Tidak tahu apakah nobar dilanjut atau tidak. Tapi saya yakin itu langsung bubar, tidak mungkin dipaksakan kalau sudah keluar asap. Teman saya juga banyak yang langsung pulang cari lokasi lain," katanya.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Situbondo, Sugiyono, memastikan kepulan asap tersebut bukan berasal dari layar videotron, melainkan dari knalpot genset yang menjadi sumber listrik perangkat tersebut.
Menurutnya, berdasarkan laporan operator di lapangan, gangguan tersebut tidak merusak sistem layar LED sehingga setelah dilakukan penanganan, videotron dapat kembali difungsikan.
"Kepulan asap dari knalpot genset tidak berpengaruh kepada layar. Sebelumnya juga pernah terjadi, tetapi sekarang lebih parah. Namun untuk pelayanan kepada masyarakat ke depan tidak akan terjadi lagi, pasti kami perbaiki," tegas Sugiyono.
Meski tidak menimbulkan korban maupun kerusakan pada layar videotron, insiden tersebut sempat menghentikan kenyamanan acara nobar dan membuat sebagian besar penonton memilih meninggalkan lokasi lebih awal.
Diskominfo Situbondo memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi genset dan perangkat pendukung videotron agar kejadian serupa tidak kembali terulang dalam kegiatan pelayanan publik berikutnya. (hum/pri)
Editor : Edy Supriyono