Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Pop Culture Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling ZodiPedia

MPLS SMAN 1 Situbondo Bangun Karakter Siswa, 9 Wakil Lolos OSN Kabupaten Melaju ke Tingkat Provinsi

Ahmad Rifa'ie • Selasa, 14 Juli 2026 | 21:01 WIB
BERI PENYEMATAN: Kepala SMAN 1 Situbondo, Dwi Retno Susanti, M.Pd., menyematkan tanda pengenal kepada peserta didik baru yang mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di aula SMAN 1 Situbondo, Selasa (14/7). (Ahmad Rifa
BERI PENYEMATAN: Kepala SMAN 1 Situbondo, Dwi Retno Susanti, M.Pd., menyematkan tanda pengenal kepada peserta didik baru yang mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di aula SMAN 1 Situbondo, Selasa (14/7). (Ahmad Rifa'ie/JPRS)

RADARSITUBONDO.ID – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 1 Situbondo tahun ajaran 2026/2027 tidak hanya menjadi ajang adaptasi peserta didik baru. Sekolah juga menjadikan kegiatan tersebut sebagai langkah awal membentuk karakter pelajar yang disiplin, berintegritas, dan berprestasi. Hasilnya mulai terlihat dengan lolosnya sembilan siswa ke Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Provinsi Jawa Timur.

Selama lima hari pelaksanaan MPLS, peserta didik baru dibekali berbagai materi yang dirancang untuk memperkuat karakter sekaligus mengenalkan budaya sekolah. Nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, integritas, gotong royong, hingga sikap saling menghormati menjadi fondasi yang ditanamkan sejak hari pertama.

Kepala SMAN 1 Situbondo, Dwi Retno Susanti, M.Pd., mengatakan MPLS bukan sekadar memperkenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga membentuk karakter yang akan menjadi bekal siswa selama menempuh pendidikan.

"Dengan diadakannya MPLS ini, para murid dapat mengenal lingkungan SMAN 1 Situbondo dan memahami budaya sekolah sejak awal," ujarnya, Selasa (14/7).

Menurut Retno, sekolah menghadirkan berbagai narasumber dari lintas instansi agar materi yang diterima siswa lebih komprehensif. TNI memberikan pembekalan tentang kedisiplinan, Kepolisian menyampaikan materi mengenai ketertiban dan kepatuhan terhadap aturan, sementara Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) memberikan edukasi mengenai mitigasi bencana.

Selain itu, bidang kesiswaan turut memperkenalkan tata tertib sekolah agar peserta didik memahami hak dan kewajibannya sejak awal menjadi bagian dari keluarga besar SMAN 1 Situbondo.

"Salah satu karakter yang harus dimiliki adalah disiplin dan tidak mudah melanggar peraturan yang berlaku di sekolah," tambahnya.

SERIUS: MPLS dilaksanakan selama lima hari dengan berbagai materi yang disampaikan oleh sejumlah instansi. TNI memberikan materi tentang kedisiplinan, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) menyampaikan materi penanggulangan bencana, sedangkan materi tata tertib sekolah disampaikan oleh bidang kesiswaan.
SERIUS: MPLS dilaksanakan selama lima hari dengan berbagai materi yang disampaikan oleh sejumlah instansi. TNI memberikan materi tentang kedisiplinan, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) menyampaikan materi penanggulangan bencana, sedangkan materi tata tertib sekolah disampaikan oleh bidang kesiswaan.

Tak hanya itu, peserta didik baru juga mendapatkan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang. Pembekalan tersebut diberikan sebagai langkah preventif agar siswa mampu menjaga diri dari pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan.

Retno menegaskan, sekolah ingin mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang baik.

"Karena itu, kegiatan ini diadakan agar para murid baru mematuhi seluruh ketentuan sekolah serta menumbuhkan karakter yang berakhlakul karimah dan tidak melanggar norma agama," jelasnya.

Menurutnya, konsep MPLS saat ini jauh berbeda dibanding masa orientasi sekolah pada tahun-tahun sebelumnya. Pendekatan yang diterapkan lebih humanis, edukatif, dan menyenangkan sehingga peserta didik merasa nyaman mengikuti setiap rangkaian kegiatan.

"Karena MPLS sekarang jauh lebih menyenangkan, anak-anak merasa senang mengikuti setiap kegiatan. Meskipun materinya cukup banyak, mereka tetap antusias," katanya.

Retno berharap seluruh materi yang diberikan selama MPLS tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat.

"Saya selalu menyampaikan bahwa ini adalah SMASA. Meskipun latar belakang mereka berbeda-beda, ketika masuk ke sini mereka memiliki satu tujuan, satu visi, dan bersama-sama mewujudkannya," tegasnya.

Sembilan Siswa Lolos OSN Tingkat Provinsi

Di tengah pelaksanaan MPLS, SMAN 1 Situbondo juga mencatatkan prestasi membanggakan pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) jenjang SMA/sederajat tingkat Kabupaten Tahun 2026. Sebanyak sembilan siswa berhasil lolos dan akan mewakili Kabupaten Situbondo pada seleksi OSN tingkat Provinsi yang dijadwalkan berlangsung pada 27–29 Juli 2026.

Adapun siswa yang lolos meliputi:

Astronomi: Alista Aurelia (XII-M1), Talita Neishaluna (XII-M5), dan Ervita Shafa R. (XI-M1).
Ekonomi: Kevin Kurniawan (XI-M1), Keiza Putri Wibisono (XI-M3), dan Ahmad Munif Pranaputra (XII-M3).
Informatika: Maulana Racha Sasmita (XI-M5) dan Ahmad Naufal Fairuzzaman Adriyansyah (XII-M9).
Kebumian: Qistin Karem (XII-M4).

Retno berharap seluruh siswa yang akan berlaga di tingkat provinsi mampu memberikan penampilan terbaik sekaligus membawa nama harum sekolah dan Kabupaten Situbondo.

"Semoga para siswa yang lolos ke tingkat provinsi dapat memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama SMAN 1 Situbondo," pungkasnya. (rif/pri)

Editor : Edy Supriyono
Sumber : Radar Situbondo
MPLS SMAN 1 OSN Situbondo Karakter siswa OSN Provinsi sman 1 situbondo