RADARSITUBONDO.ID – Gelombang pasang disertai abrasi pantai dan angin kencang menerjang kawasan pesisir Desa Landangan, Kecamatan Kapongan, Situbondo, Selasa (14/7) sekitar pukul 10.00 WIB. Terjangan ombak merusak tujuh rumah warga, dengan empat rumah mengalami kerusakan berat hingga menimbulkan kerugian puluhan juta rupiah.
Bencana yang dipicu cuaca ekstrem tersebut terjadi di dua wilayah pesisir, yakni Dusun Laok Bindung dan Dusun Pesisir. Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka, kerusakan yang ditinggalkan cukup parah sehingga warga harus berjibaku menyelamatkan harta benda mereka dari terjangan ombak.
Koordinator Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo, Puriyono, mengatakan laporan pertama diterima dari warga yang melihat gelombang tinggi menghantam permukiman di tepi pantai.
"Informasi awal kami terima dari warga. Sekitar jam 10 pagi terjadi gelombang pasang, abrasi dan ROB disertai angin kencang. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini," ujarnya.
Menurut Puriyono, kondisi cuaca yang memburuk memicu ombak besar hingga mengikis bibir pantai dan menghantam rumah-rumah yang berada di kawasan pesisir.
Empat Rumah Rusak Berat
Dari hasil pendataan sementara BPBD, sebanyak tujuh rumah mengalami kerusakan dengan tingkat yang berbeda-beda.
Empat rumah di Dusun Laok Bindung mengalami kerusakan berat. Kerugian masing-masing pemilik rumah ditaksir berkisar Rp10 juta hingga Rp11 juta.
Sementara itu, dua rumah mengalami kerusakan sedang dan satu rumah lainnya mengalami kerusakan ringan.
"Total kerusakan rumah ada tujuh. Empat di antaranya rusak berat, dua mengalami rusak sedang, dan satu rumah mengalami rusak ringan," jelas Puriyono.
BPBD Lakukan Assessment dan Imbau Warga Waspada
Usai menerima laporan, personel BPBD Situbondo langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal.
Tim melakukan koordinasi dengan pemerintah desa dan aparat setempat, sekaligus melaksanakan assessment atau kaji cepat guna mengetahui tingkat kerusakan serta kebutuhan mendesak warga terdampak.
Selain pendataan, BPBD juga mengingatkan masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir agar meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan.
"Masyarakat juga kami imbau untuk meningkatkan kewaspadaan. Cuaca ekstrem dan angin kencang masih berpotensi terjadi di wilayah Situbondo dan sekitarnya," pungkas Puriyono. (hum/pri)
Editor : Edy SupriyonoSumber : Radar Situbondo